Surabaya Black Hat Diduga Retas 3 Ribu Situs di 40 Negara

SHARE:

Surabaya Black Hat Diduga Retas 3 Ribu Situs di 40 Negara
Ilustrasi Hacker
Komplotan Pembobol ATM Sudah ‘Jarah’ 64 Bank
Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pemalsuan Materai
Polda Metro Siagakan 4.000 Personel Kawal Kedatangan Obama di Jakarta

JAKARTA, SUARADEWAN.com- Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan, penangkapan kelompok peretas asal Surabaya yang menamakan dirinya Surabaya Black Hat (SBH) ini berawal dari informasi yang disampaikan Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat.

Argo mengatakan FBI menerima laproan yang masuk dari Internet Crime Complaint Center (IC3). FBI kemudian memonitor dugaan peretasan situs dan sistem elektronik. Ada 40 negara lebih dan 3 ribu situs dan sistem elektronik yang diretas oleh kelompok hacker.

Baca juga  Periksa Tiga Pentolan GNPF MUI, Polisi kantongi Info Penting Soal Makar

“Jadi negara-negara itu alami peretasan semua. Dengan adanya itu dicek ada 3.000-an lebih sistem elektronik yang diretas,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya. Setelah dimonitor dan dianalisa, ternyata kelompok hacker dimaksud itu berasal dari Indonesia. Di satu sisi Polri dan FBI menjalin kerja sama, sehingga informasi itu diterima Polri, Selasa (13/3).

Polda Metro Jaya melalui Subdirektorat IV Cyber Crime Ditreskrimsus kemudian berhasil menemukan koordinat lokasi para hacker yang belakangan diketahui bernama Surabaya Black Hat. Penangkapan yang dipimpin Kasubdit Cyber IV Ditreksimsus AKBP Roberto Gomgom Pasaribu dilakukan dengan target enam orang di Surabaya.

Baca juga  Polisi Tangkap Tangan Pencuri 240 Ribu Minyak Goreng

Subdit IV Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka peretas yang tergabung dalam Surabaya Black Hat (SBH). FBI turut turun tangan dalam penangkapan ketiganya di Surabaya, Jawa Timur. (af)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS