WP-MagOne-728x90

Suap PUPR, Yudi Widiana Jadi Anggota DPR Keempat Yang Dijebloskan Ke Penjara

SHARE:

Suap PUPR, Yudi Widiana Jadi Anggota DPR Keempat Yang Dijebloskan Ke Penjara
KPK Resmi Tahan Wakil Ketua Komisi V DPR Yudi Widiana Adia
Mantan Anggota Komisi V Dieksekusi ke Lapas Sukamiskin
Terlibat Korupsi, Politikus PKS Ditangkap KPK

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Komisi Pemberantasan Korupsi resmi menahan anggota Wakil Ketua Komisi V DPR Yudi Widiana hari ini, Rabu, 19 Juli 2017. Yudi ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun anggaran 2016. Yudi menjadi anggota Komisi V DPR keempat yang ditahan KPK terkait kasus suap ini.

Pantauan suaradewan.com, Yudi keluar dari gedung KPK, Rabu (19/7) sekitar pukul 18.15 WIB dengan mengenakan seragam tahanan warna oranye.

Politikus PKS itu dijebloskan ke penjara untuk kepentingan penyidikan, untuk 20 hari pertama di Rutan KPK cabang Pomdam Guntur. Yudi telah ditetapkan sebagai tersangka sejak awal Februari 2017. Dia diduga menerima uang lebih dari Rp4 miliar dari Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa So Kok Seng alias Aseng.

Baca: Anggota DPR RI dari PKS dan PKB Jadi Tersangka KPK

Penahanan Yudi ini menambah jumlah anggota Komisi V DPR yang telah dijebloskan ke penjara terkait suap proyek jalan PUPR di Maluku-Maluku Utara. Setelah sebelumnya KPK telah menahan politikus PKB Musa Zainuddin pada 23 Februari 2017, Politikus PKB itu diduga menerima uang Rp 7 miliar dari Direktur PT Windhu Tunggal Utama Abdul Khoir. Musa masih menjalani proses persidangan.

Sebelum keduanya, KPK telah menahan dan mengeksekusi Damayanti (Fraksi PDI-P), dan Andi Taufan Tiro (Fraksi PAN) ke Penjara. Damayanti divonis pidana penjara selama 4 tahun 6 bulan dan denda Rp 500 juta subsidair 3 bulan kurungan pada 26/9/2016.

Baca: Eks Anggota DPR Damayanti Dibui 4,5 Tahun

Andi Taufan Tiro menjadi tersangka kedua dari kalangan DPR yang ditahan oleh KPK dan dijebloskan ke penjara. Andi ditetapkan menjadi tersangka pada 27/4/2016, dan baru ditahan oleh KPK pada 6/9/2016. Andi divonis vonis 9 tahun penjara. Ia juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan. Ia dinyatakan bersalah karena terbukti menerima suap sebesar 7,4 miliar.

Baca: Terbukti Terima Suap Rp 7,4 M, Andi Taufan Tiro Divonis 9 Tahun Penjara

Yudi Widiana kemungkinan tidak menjadi yang terakhir dari kalangan DPR yang akan menjadi tersangka dan dijebloskan ke penjara, dalam kasus suap PUPR ini KPK menyatakan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru.

“Bahwa ada info lain yang kemudian indikasinya cukup kuat, tidak menutup kemungkinan kita kembangkan, Perkaranya masih berjalan sampai dengan hari ini dan memang ini pihak-pihak yang diproses itu dari partai atau fraksi yang berbeda-beda. Untuk sekarang kita fokus tersangka yang sudah ada,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (19/7/2017). (TW)

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow