Staf Kepresidenan Kembali Difitnah dengan Berita Hoax

SHARE:

Staf Kepresidenan Kembali Difitnah dengan Berita Hoax
Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki
Netizen: Ada Upaya Deligitimasi POLRI di Social Media
Redam Hoax Penculikan Anak, Polisi Terjunkan Cyber Army

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Nasib naas kembali diderita oleh Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. Jika sebelumnya ia difitnah telah menyinggung pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI di Istanan Negera, kini Teten kembali difitnah terkait hari ulang tahun Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Dalam kabar bohong atau hoax tersebut, Teten diberitakan meminta maaf kepada Ahok karena tidak meloloskan permohonannya kepada Presiden Joko Widodo untuk merayakan hari kelahirannya di Rumah Lembang.

Permohonan maaf tersebut seolah disampaikan melalui pesan WhatsApp yang mengatakan bahwa situasi akan gaduh jika permohonan Ahok dikabulkan.

“Itu hoax. Saya tidak punya FB dan Twitter sudah ditutup. WA itu juga palsu,” terang Teten melalui keterangan resminya, Rabu (28/6/2017).

Berikut isi pesan hoax yang mengatasnamakan Teten Masduki selaku Kepala Staf Kepresidenan.

Kepala Staf Presiden: Berdasar petunjuk serta arahan Bapak Presiden Jokowi, saya baru saja menelpon Ibu Veronica Tan ( istri Bapak BTP ) untuk menyampaikan permintaan maaf karena pemerintah tidak bisa mengabulkan permohonan – permohonan resmi para pendukung Pak BTP yang masuk ke meja kerja saya, agar pada tanggal 29 Juni besok Pak BTP bisa merayakan ulang tahun di rumah lembang atau kediaman pribadi.

Jika pemerintah mengabulkan permohonan tersebut, pasti akan terjadi kegaduhan lagi. Pemerintah juga tak mau campur tangan dalam kasus hukum siapapun. Selain itu Bapak BTP sendiri meng-inginkan situasi kondusif dan tidak membahayakan pendukungnya. Saya pastikan saat ini Pak BTP dalam keadaan sehat walafiat – TenMas

Memang, Teten dan pihak Istana kerap jadi korban berita-berita hoax. Sebelumnya, Teten juga pernah diberitakan menyebut tempat kerjanya, Gedung Bina Graha, menjadi tempat rapat PKI. Perkara ini sendiri kini dalam proses kepolisian. (ms)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow