WP-MagOne-728x90

SMRC: Kemiskinan dan Pengangguran Bisa Membuat Jokowi Tersandung di Pilpres 2019

SHARE:

SMRC: Kemiskinan dan Pengangguran Bisa Membuat Jokowi Tersandung di Pilpres 2019
Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Djayadi Hanan
Mensos Khofifah: Program Bansos Mampu Atasi Kemiskinan
Diplomasi Nasi Goreng Perjelas Peta Perpolitikan Nasional

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Kemiskinan dan Pengangguran dianggap sebagai kelemahan yang dimiliki oleh Presiden Joko Widodo, yang bisa membuatnya ditinggalkan pemilih pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Persoalan ekonomi seperti pengangguran, upaya mengentaskan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintahan Jokowi-JK. Hal itu sebagaimana dipresentasikan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2017).

“Pekerjaan rumah pemerintah ke depan adalah pengangguran masih menjadi masalah. Upaya mengatasi kemiskinan juga masih jadi masalah karena masih banyak mengatakan belum ada perubahan,” kata Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Djayadi Hanan.

Baca juga: 

Doktor lulusan Ohio State University tersebut lebih lanjut menyebutkan bahwa mayoritas masyarakat menilai pemerintah belum berhasi memberi akses lapangan kerja bagi masyarakat untuk mengentaskan angka pengangguran. Sebanyak 42 persen responden menjawab tidak ada perubahan. Angka tersebut mengalami kenaikan dibanding survei sebelumnya hanya 41 persen.

Selain itu, persoalan pengentasan kemiskinan masih belum mengalami peningkatan. Mayoritas publik menilai belum ada perubahan terkait kebijakan pemerintah dalam mengatasi persoalan kemiskinan.

Survei dilakukan pada 3-10 September 2017 dengan metodologi multistage random sampling. Terdapat 1.220 responden yang dipilih secara rendom, namun hanya 1.057 respon yang layak dianalisis. Margin of error dalam survei ini lebih kurang 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

“Kalau tidak diselesaikan ini akn menjadi masalah bagi Jokowi di Pilpres 2019 mendatang,” katanya. (RIL)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow