WP-MagOne-728x90

Selain Ancam Banser, TNI, dan Polri, ISIS Juga Bertekad Hancurkan Jakarta Seperti Marawi

SHARE:

Selain Ancam Banser, TNI, dan Polri, ISIS Juga Bertekad Hancurkan Jakarta Seperti Marawi
Polisi sedang memeriksa barang bukti Bendera dan surat ancaman ISIS di Mapolsek Kebayoran Lama, Selasa (4/7).
Polisi Ringkus Warga Jambi karena Posting Bendera ISIS dan Serukan Jihad
Tak Mau Disebut Teroris, ISIS Mengancam Para Penegak Hukum di Indonesia

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Aparat Polsek Kebayoran Lama dikejutkan oleh terpasangnya bendera yang identik dengan yang dipakai kelompok teroris ISIS di pagar Mapolsek pada Selasa (4/7) pagi.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, bendera tersebut diketahui sudah terpasang disana sekira pukul 05.30 WIB oleh anggota Polsek yang selesai melaksanakan sholat Subuh.

“Sekira Jam 05.30 WIB telah terjadi pemasangan bendera warna hitam bertuliskan huruf arab ‘la ilahailallah’ yang identik seperti bendera ISIS oleh orang tidak dikenal di pagar depan Polsek Kebayoran Lama,” kata Argo.

Diceritakan Argo, bendera berukuran kurang lebih 100 cm x 50 cm itu diketahui terpasang saat Bripka Billy selesai melaksanakan sholat Subuh. Saat itu Bripka Billy mendengar suara motor yang berhenti di pinggir jalan. Karena merasa curiga, ia lalu memeriksa ke lokasi tempat motor itu, namun saat itu si pengendara motor langsung pergi. Saat tempat itu diperiksa, Bripka Billy lalu mendapati ada bedera yang identik dengan yang digunakan ISIS sudah terpasang di pagar Mapolsek.

Surat dari terduga ISIS.

Selain mendapati bendera, disana juga ditemukan botol plastik air kemasan ukuran satu liter yang didalamnya berisi kertas karton berwarna kuning. Setelah diperiksa, kertas karton itu ternyata memuat tulisan yang berisi pesan dan ancaman dari pihak yang mengklaim sebagai anggota ISIS.

Isi surat tersebut mengancam anggota Ansor, Banser, TNI, Polri, Densus dan pihak lain yang dianggap sudah tersesat karena tidak mendukung ISIS dan malah melindungi bahkan menyembah Pancasila yang mereka salah pahami sebagai berhala.

Mereka mengancam akan terus melakukan teror dan memburu para aparatur negara sebagaimana yang mereka tuduhkan pernah dilakukan aparat di Poso.

Mereka juga mengancam akan membuat Ibukota RI, Jakarta, menjadi kacau balau, rusak, bahkan hancur seperti kota Marawi di Fillipina. (za)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow