Rp 1,3 Juta Sekali Kencan, Wanita Ini Siap Melayani Seks Menyimpang

SHARE:

Rp 1,3 Juta Sekali Kencan, Wanita Ini Siap Melayani Seks Menyimpang
Ilustrasi
Solusi Maksiat ala Ali Sadikin
Tim Siber Polresta Bogor Ungkap Bisnis Prostitusi Online di Kota Bogor
Segera Tutup 43 Tempat, 2019 Indonesia Bersih dari Lokalisasi Prostitusi

JAKARTA, SUARADEWAN.com –Bareskrim Mabes Polri terus mengusut praktek protitusi online di Apartemen Kalibata City. Pancoran, Jakarta Selatan. Dari hasil pemeriksaan ada hal yang mengagetkan bahwa si wanita menawarkan jasa layanan adegan seks kekerasan atau Bondage Domination Sado Masochism. (BDSM). Dia memasang tarif Rp1,3 juta sekali kencan.

Seperti diketahui praktik protitusi itu dibongkar Direktorat Tindak Pidana Syber Crime (Dittipidsiber) Bareskrim Mabes Polri. Tanpa banyak perlawanan tersangka berinisial NYM, 31, dibekuk di kamar 6 AU Tower Flamboyan.

Dari janda dua ini, Dittipidsiber Bareskrim Mabes Polri menyita lima kondom dan Sagami, rantai anjing, penggaris, satu box lilin, tepukan alat lalat, tali jemuran, bra, celana dalam, lingerie, kotak tisue, lakban ponsel OPPO, gunting, kartu ATM dan ponsel.

Pengakuan NYM, terjun ke lembah hitam karena terdesak masalah ekonomi. “Pekerjaan ini sambilan. Saya melayani, kalau ada pelanggan. Saya lakukan ini buat menghidupi dua anak dan ibu saya,” ucap NYM yang sehari-hari bekerja sebagai Sales Promotion Girls (SPG) di persuhaan kosmetika di Kalibata, Senin (14/5).

Baca juga  Pelanggan PSK di Prancis akan didenda Rp. 57 juta

Pekerjaan sampingannya itu, tanpa diketahaui ibu dan anaknya. “Mereka tahunya saya bekerja sebagai SPG,” tambahnya.

NYM mengaku sekali kencan melayani pelanggan, memasang tarif Rp1,3 juta. “Biasanya pelanggan, lelaki hiper seks yang menuntut layanan liar seperti saya dipukuli, dibanting dan sebagainya. Pokoknya beda dari biasanya,” ucapnya tertunduk.

Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Kombes Dani Kustoni mengatakan, penangkapan NYM, warga Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu (13/5). Dia dibekuk setelah tim melakukan patroli siber di media sosial. “Saat itulah kami mencurigai sebuah akun twiiter yang memasarkan layanan seks,” katanya.

Pihaknya menemukan akun Twitter Mist Clara Mabiez, @Onek_lemot. Kemudian tim menyelidiki akun tersebut dan ditemukan beberapa konten pornografi. Dari situlah kemudian NYM diringkus di kamar apartemennya.

Modus yang dilakukan NYM, mengiklankan diri melalui akun twitter miliknya. Dalam iklan itu, diposting layanan seksual sesuai permintaan dan keinginan pelanggan.

“Intinya dia bersedia melayani berhubungan seksual BDSM dan memberikan layanan bentuk kekerasan yang diminta pelanggan,” katanya.

Baca juga  Meski Masuk Masa Tenang, Pembagian Sembako Masih Massif Terjadi

Dani menjelaskan, konten foto dan video porno di akun teitter NYM itu berjumlah 354 yang menunjukan dia dan pelanggannya menerapkan orientasi seks yang berbeda.

“Pelaku melakukan hubungan seks menyimpang dengan berbagai posisi dan cara, di antaranya mengikat pelanggan dengan tali jemuran, melakban seluruh tubuhnya, menginjak kemaluannya, meneteskan lilin ke tubuh pelanggan bahkan meminum air seni (golden shower),” paparnya.

Dikatakan, pelanggan akan menghubungi NYM melalui akun Twitter dan nomor Whatssap NYM. Setelah berjanjian, pelanggan akan dibawa ke apartemen NYM di Kalibata City, Jakarta

“Tersangka bekerja sendiri dan menawarkan dengan iklan, Selesai melakukan kegiatan dengan pelangganya itu, lalu diposting,” ucap Dani

Tersangka NYM melakukan kegiatannya sejak 2016 dengan tarif Rp1,3 juta/pelanggan. Guna menarik pelanggan, ia memposting sebanyak 1.963 foto dan sudah dihapus. Sementara 354 video melalui akunnya masih bisa dilihat pelanggan. (pkn)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS