WP-MagOne-728x90

Qatar Klaim Siap Hadapi Sanksi Baru Kubu Arab Saudi

SHARE:

Qatar Klaim Siap Hadapi Sanksi Baru Kubu Arab Saudi
Qatar
Komnas HAM Qatar Akan Gugat 3 Negara Arab
Intelijen AS Tuding Rusia Dalang Konflik Arab-Qatar

SUARADEWAN.com – Arab Saudi dan sekutunya, atas pemintaan Kuwait setuju memperpanjang 48 jam tenggat bagi Qatar dalam merespons 13 butir tuntutan dari Arab Saudi dan Sekutunya, yaitu Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir.

Tenggat 10 hari itu telah diberikan kepada Qatar berakhir Senin (3/7) dini hari dan diperpanjang 48 jam akan berakhir pada hari kamis (6/7) dini hari nanti.

Menlu Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir akan menggelar pertemuan di kairo pada hari ini (Rabu), pertemuan dilakukan atas inisiatif Menlu Mesir Sameh Shoukkry itu dalam rangka konsultasi dan koordinasi di antara empat negara Arab itu mengenai langkah yang akan diambil jika Qatar memberi respons negatif ataupun positif atas 13 butir tuntutan mereka.

Sejumlah informasi menyebutkan, bentuk sanksi baru yang akan diberikan oleh Arab Saudi kepada Qatar jika menolak 13 tuntutan itu antara lain penarikan deposito milik arab Saudi dan tiga negara sekutunya di bank-bank milik Qatar. Pencabutan izin operasi cabang-cabang bank Qatar di Arab Saudi dan tiga negara arab sekutunya juga bisa dilakukan.

Arab Saudi dan sekutunya akan bergerak pula untuk melobi negara-negara barat agar membekukan investasi Qatar. Alasan mereka, aset dan investasi Qatar tersebut digunakan untuk mendanai terorisme. Selain itu, disebutkan juga bahwa Arab Saudi akan mengevaluasi keanggotaan Qatar di Organisasi Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).

Sementara itu Qatar belum memberikan informasi tentang Jawaban resmi atas 13 tuntutan tersebut. Akan tetapi, Menlu Qatar dalam kunjungannya ke Italia, pekan lalu menyampaikan, Qatar menolak 13 butir tuntutan.

Di antara tuntutan-tuntutan itu disebutkan, pangkalan militer Turki di Qatar harus ditutup. Qatar juga harus menutup stasiun Televisi Al-Jazeera, menurunkan tingkat hubungan diplomatic dengan Iran, serta menghentikan suplai dana ke jaringan teroris.

Harian Al-Quds al-Arabi menulis, saat ini pemerintah dan rakyat Qatar siap menghadapi kemungkinan terburuk jika mendapat sanksi baru setelah berakhirnya tenggat tambahwan 48 jam.

Kementerian Perdagangan dan Ekonomi Qatar, seperti dilansir harian Al-Quds al-Arabi, mengklaim persediaan sayuran, buah-buahan, dan makanan sangat memadai. Pasokan juga terus berdatangan dari negara-negara sahabat, antara lain Turki, Oman, Iran dan Lebanon.

Diklaim pula, persediaan valuta asing di Qatar melimpah. Warga Qatar dan warga asing bebas untuk menukarkan mata uang setempat, riyal Qatar ke mata uang asing apapun. (MA)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow