Presiden Jokowi: Membangun Negara Besar Tidak Bisa Secara Instan

SHARE:

Presiden Jokowi: Membangun Negara Besar Tidak Bisa Secara Instan
Presiden Joko Widodo menghadiri Konvensi Nasional GK Center, Sabtu (7/4) di Puri Begawan, Bogor.
Menjelang Tahun Politik Beragam Fitnah Pada Presiden Mulai Bermunculan
Dituding Jalankan Kekuasaan Absolut, Jokowi Sebut SBY Lebay
Indonesia Didaulat Ekonomi Terkuat ke 5

BOGOR, SUARADEWAN.com — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan untuk membangun negara besar diperlukan ujian dan tantangan. Suatu negara disebut tidak bisa begitu saja tumbuh besar dan ekonominya baik atau secara instan.

“Negara kita akan menjadi negara yang besar dan kuat ekonominya melalui ujian-ujian. Tidak mungkin instan. Melalui cobaan-cobaan dan rintangan,” ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya di acara Konvensi Nasional Galang Kemajuan (GK) Center di Bogor, Sabtu (7/4).

Tantangan dan rintangan yang dialami suatu negara, kata dia, menjadikan negara tersebut lebih tahan uji dan tahan banting. Menurut Jokowi, tidak ada rumusan suatu negara bisa langsung enak dan besar.

Baca juga  Jokowi, Kinerja Nyata Sang Pemimpin

Baca juga:

Jokowi meminta kepada masyarakat untuk tidak terbiasa dengan hal-hal yang instan. Untuk menjadi sukses harus melalui ujian yang tidak ringan dan tantangan setiap harinya.

Tantangan itulah yang menjadikan suatu negara kuat. Indonesia disebut harus bekerja keras dan berusaha untuk meraih status tersebut.

Baca juga  Jokowi Cegah Inflasi Pangan Dengan Penurunan Harga

“Tidak mungkin kita tiba-tiba loncat dan menjadi besar. Tidak ada rumus seperti itu,” lanjutnya.

Jokowi menyatakan banyak yang mempunyai pemikiran bahwa kehidupan saat ini berat dan susah. Hal tersebut adalah lumrah dan wajar.

Dirinya meyakinkan bahwa selama Indonesia memiliki tujuan dan titik terang yang akan dituju, maka semua akan terbayar nanti. Selama pemerintah benar-benar bekerja maka tujuan tersebut bisa tercapai. (rep)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS