WP-MagOne-728x90

Pondok Pesantren Banten Dukung Perppu Ormas

SHARE:

Pondok Pesantren Banten Dukung Perppu Ormas
Ilustrasi
Nusron Wahid: Yang Dilawan Perppu bukan Umat Islam, tapi Ormas Anti-Pancasila
10 Masalah Perppu Ormas Versi Lembaga Bantuan Hukum se-Indonesia

BANTEN, SUARADEWAN.com – Ulama pengasuh pondok Pesantren di Banten mendukung penerbitan dan penggunaan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Organisasi Masyarakat jika negara dinilai sudah berada dalam kondisi yang kacau dan menimbulkan rasa takut di hati masyarakat.

Hal tersebut disampaikan pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Cidahu, Cadasari, Pandeglang Banteng, KH Murtadlo Dimyati dalam rilis yang diterima wartawan, Rabu (19/7).

Perppu menurut saya boleh digunakan, manakala negara dalam keadaan kacau balau. Ketika, rasa mencekam menghinggapi hati rakyat,” kata KH Murtadlo.

Meskipun begitu, menurut KH Murtadlo, Perppu itu mestinya tidak perlu diterbitkan jika Pemerintah sudah bisa mengamalkan Sila ke-5 dari Pancasila yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia sebagaimana harusnya.

Jika Sila ke-5 itu diterapkan, menurut KH Murtadlo, maka Pemerintah akan benar-benar berhasil dalam menjalankan program pembangunan dan bukan hanya sebatas pencitraan saja..

“Jika sila ke-5 Pancasila dilaksanakan, pemerintah akan berhasil dalam pembangunan, bukan pencitraan semata dan pencitraannya pun akan diacungkan jempol oleh rakyat,” tukasnya.

Ia menjelaskan dalam butir-butir sila itu sudah dijelaskan mengenai pengamalan bersikap jujur, gotong royong dan kekeluargaan. Serta bersikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban, menghormati orang lain, suka menolong, tak menggunakan hak milik untuk usaha bersifat memeras orang lain.

Termasuk tidak menggunakan hak miliknya untuk hal-hal yang boros dan bermewah-mewahan, menghargai karya orang lain untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, serta melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan bersama. (za)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow