Polres Tangsel Ciduk Lima Pelaku Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Bawah Umur

SHARE:

Polres Tangsel Ciduk Lima Pelaku Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Bawah Umur
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muhammad Alexander Yurikho (dua dari kanan), saat menunjukkan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan.
Polda Metro Tingkatkan Patroli Tangkal Kriminalitas di Jalanan
Lakukan Persetubuhan dibawah Umur, Guru Home Schooling Tangsel Diciduk Polisi

TANGSEL, SUARADEWAN.com – Kepolisian Resort (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil menciduk lima pelaku pencabulan dan persetubuhan dibawah umur, di Markas Polres Tangsel, Jalan Promoter Kampung Jombang, Kelurahan Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong, pada Sabtu (13/5).

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Muhammad Alexander Yurikho mengatakan, dari lima pelaku yang tertangkap, dua merupakan tindak persetubuhan anak dibawah umur, yang dilakukan oleh MA (22) seorang mahasiswa, dan MDI (31), tiga lainnya merupakan perbuatan pencabulan anak dibawah umur yang dilakukan oleh IS (23) penjual soto, EW (47) pemulung, BH (35) tukang ojek pangkalan.

“Ada tujuh korbannya, Empat berjenis kelamin perempuan berinisial KL (6), HM (7), AJ (6), DAS (16), SH (17). Kemudian dua diantaranya kakak beradik korban sodomi berinisial IMNR (7) dan MLHR (6). Perbuatan bejat tersebut, salah satunya dilakukan di kontrakan milik pelaku, di atas motor, dan Hotel Ciputat,” kata AKP Alexander Yurikho.

Dikatakan Alexander Yurikho, terungkapnya tindak asusila tersebut, bermula pada saat para korban yang masih dibawah umur melapor kepada sang ibu, ketika membuang air kecil mengalami rasa sakit pada bagian alat vitalnya.

“Sebagian besar mereka melapor langsung kepada orang tuanya, karena pada saat buang air kecil mengeluh sakit pada kemaluannya. Kemudian dua korban dengan jenis laki-laki mengeluh sakit pada bagian anus. Sedangkan untuk korban berinisial DAS (16) tahun, dia melapor kepada sang ibu setelah menjadi korban teman lelaki yang ia kenal dari facebook. Dia dipaksa untuk melakukan hubungan badan di salah satu Hotel yang ada di Ciputat,” katanya.

Alexander Yurikho pun menjelaskan, kedua pelaku persetubuhan anak dibawah umur tersebut, dijerat pasal 81 UU RI No 35 tahun 2014 atas perubahan UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan pidana penjara paling singkat lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara. Sementara tiga pelaku pencabulan dijerat, pasal 82 UU RI No 35 tahun 2014 atas perubahan UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan pidana penjara paling singkat lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara

“Kami dari pihak kepolisian, sangat menghimbau kepada para orang tua dan para kerabat untuk sama-sama melindungi anak-anak kita. Sebab, sebagian besar pelaku adalah orang terdekat kita, yang sehari-sehari tau kita. Dalam hal ini, sekali lagi. Jangan pernah takut untuk melapor apabila ada anak atau adik-adik kita yang menjadi korban, untuk menimbulkan efek jera pada pelaku,” tandasnya (fn).

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow