Politisi Nasdem: Pemerintahlah Pemilik Tafsir Tunggal Anti Pancasila

SHARE:

Politisi Nasdem: Pemerintahlah Pemilik Tafsir Tunggal Anti Pancasila
Pancasila
Peringati Hari Ibu, Garnita Malahayati Provinsi Banten Kenakan Kebaya dan Gelar Diskusi
Politisi Nasdem: Alexis Sumbang Hampir Rp 200 Miliar ke PAD DKI Jakarta
Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Menilai HTI Tidak Merasa Diri Sebagai Orang Indonesia

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Terkait tafsir tunggal Anti Pancasila, Wakil Sekjen Partai Nasdem Jhonny G Plate mengatakan, memang semestinya pemerintah yang memiliki tafsir tunggal soal anti-Pancasila. Pasalnya, kata dia, pemerintah memiliki kewajiban untuk menjaga konstitusi dan ideologi negara.

“Jadi memang yang memiliki (tafsir tunggal anti-Pancasila) tugas pemerintah,” kata dia, Kamis (26/10) malam.

Johnny mengatakan, ada logika terbalik ketika pemerintah justru disetarakan dengan ormas yang diatur pemerintah. Pemerintah, lanjut dia, memiliki kewajiban menjaga dan memayungi ormas yang ada di Indonesia yang berarti berada di posisi atas Ormas dalam pandangan apapun. Pemerintah, kata dia, boleh membuat penafsiran karena pemerintahlah yang menjaga negara.

Baca juga  Ajarkan Radikalisme dan Anti-Pancasila, Dua Guru Agama Tingkat SMA Dinonaktifkan

Baca juga:

“Menjamin semua Ormas menjaga kegiatannya di dalam payung ideologi dan konstitusi negara,” jelas dia.

Oleh sebab itu, anggota Komisi XI DPR-RI ini mengatakan pemerintah harus memberikan jaminan untuk kegiatan berjalan dengan baik, dan harus mengawasi ormas-ormas sehingga terbitlah Perppu tersebut. Apabila ada ormas yang melaksanakan kegiatannya menabarak ideologi dan konstitusi, lanjut Johnny, pemerintah yang harus punya penafsiran tetap soal pelanggaran dari Ormas tersebut.

Baca juga  Pembahasan RUU Pemilu Gagal Capai Target

“Yang menjaga negara ini kan Pemerintah bukan ormas. Kami ini kan juga parpol, parpol di bawah negara juga. Tapi kalau KPU bilang ke Parpol agar jangan ikut pemilu, emang KPU harus ke pengadilan dulu? Partai ini boleh ikut apa nggak?” ujar dia mengakhiri. (REP)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS