PKS Tak Memahami Prosedural Calon Wagub Jakarta

SHARE:

PKS Tak Memahami Prosedural Calon Wagub Jakarta
Wakil Ketua DPRD DKI Ini Pede Nyaleg Meski Pernah Jadi Napi Korupsi
Salah Prosedur, DPRD DKI Tolak Usulan Anggaran Nikah Massal
Ketua DPRD DKI Jakarta Dipolisikan Eks Pejabat Riau Kasus ‘Jual Beli Jabatan’
Mundur Sebagai Wagub DKI, Sandiaga Minta Maaf Kepada Warga Jakarta
Posisi Wagub DKI Kosong Ditinggal Sandi, Begini Proses Pergantiannya Nanti

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra kembali tegang menentukan calon  pengganti Sandiaga Uno di kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Anies Baswedan.

Partai Gerindra melakukan protes terhadap PKS yang “curi start” dengan tidak mengikuti proses sebagaimana prosedur yang sudah ditetapkan.

“Kan rekomendasi fit and proper test itu diserahkan kepada pimpinan partai (pengusung), pimpinan partai yang nantinya akan menentukan siapanya. Nah, baru setelah ada kesepakatan antara pimpinan partai, baru mengajukan, mengusulkan (ke Gubernur),” kata Taufik saat ditanyakan oleh media, Senin (11/2).

Baca juga  PDIP, Gerindra dan Golkar Diprediksi Jadi Partai Tiga Besar

Taufik mengaku, pihaknya tak mempermasalahkan nama-nama yang diusulkan. Namun, dia mempermasalahkan mekanisme pengumuman yang dilakukan PKS.

“Kalau saya, mau Agung, mau Syaikhu gak masalah. (Tapi) Mekanismenya harus dilalui, bukan cuap-cuap ke media. Rapat pimpinan partai dulu dong. Kan harusnya rapat pimpinan partai dulu nih Gerindra dan PKS. Memang mau pilih semau-mau. Pertemuan dong PKS dan Gerindra, baru dibuat surat usulan dua nama sesuai UU, ditandatangani pimpinan partai pengusung. Itu mekanisme yang sesuai aturan,” tegas Taufik.

Baca juga  PKS: Presidensial Threshold 20 Persen Membatasi Ruang Demokrasi

 

COMMENTS