WP-MagOne-728x90

Pihak SMPN 11 dan Disdik Tangsel Benarkan Website PPDB Sempat Tidak Bisa Diakses

SHARE:

Pihak SMPN 11 dan Disdik Tangsel Benarkan Website PPDB Sempat Tidak Bisa Diakses
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Taryono
Masa Kampaye Habis Kapolres Tangsel Akan Copot Atribut Kampanye
Tiga Pengedar Ganja di Tangsel Dibekuk Polisi

TANGSEL, SUARADEWAN.com – Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sempat tak dapat diakses oleh sejumlah orang tua siswa di hari pertama pendaftaran sekolah di SMPN 11, pada Selasa (04/7).

Akibatnya ratusan orang tua siswa mengantri di Sekolah SMPN 11 untuk mengambil nomer antrian pendaftaran sekolah secara manual yang telah disediakan oleh panitia PPBD.

Saat ditemui, SuaraDewan.com, Humas SMPN 11 Salim membenarkan hal tersebut. Menurutnya, gangguan tersebut tidak bisa dijelaskan secara teknis, sebab pihak operator lah yang mengetahui lebih detailnya.

“Ini masalah teknis internetnya saja sedikit, tapi kan sudah kami fasilitasi oleh tim kami biar masyarakat tidak kesulitan terhadap proses PPDB itu dengan daftar manual yang diinput oleh tim yang siap membantu, dengan jumlah sekitar delapan orang. Ada bagian verifikasi dan input data,” kata Salim, saat ditemui di sekolah SMPN 11.

Selain itu, menurutnya, banyak orang tua siswa yang datang ke sekolah tidak sepenuhnya mengeluhkan akses sistem PPDB Online yang bermasalah, melainkan belum mengerti tata cara mengisi form yang terdapat dalam sistem.

“Kan masyarakat tidak semua menguasai internet, tadi soalnya ada beberapa orang tua yang sudah menginput tapi mengalami kesulitan. Misalnya ada kesulitan karena sambungan internetnya nggak lancar, terus di bilang sistemnya eror. Tapi kesimpulannya memang tadi ada gangguan, dan sudah diatasi oleh tim kami,” ujarnya.

Ditemui di tempat yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Taryono memaparkan, sistem PPDB Online untuk SMP sempat mengalami gangguan karena padatnya sistem migrasi. Akan tetapi, kejadian itu langsung disikapi dengan menggelar rapat bersama antara Dinas Pendidikan dan Dinas Kominfo.

“Secara teknis penyebabnya mungkin migrasi ya. Karena saya tidak paham betul secara teknisnya seperti apa, kemudian tadi pagi kita rapat tim bersama, dan saya berharap kedepannya tidak ada masalah lagi,” paparnya,

Menurut Taryono, sebenarnya uji coba sistem tersebut sudah dilakukan beberapa kali, sebelum pelaksanaan PPDB Online dilangsungkan. Sebab menurutnya, langkah tersebut ditempuh untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti gangguan sistem, pada saat para orang tua siswa mengakses Website PPDB online.

“Kami telah berkolaborasi dengan dinas Kominfo karena terkait aplikasi, server, dan domain internet, Alhamdulillah lancar. Kami juga telah melakukan uji coba beberapa kali, termasuk hari Sabtu, Senin kemarin dan hasilnya lancar,” jelasnya.

Seperti diketahui, PPDB Online untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tangsel mulai dibuka hari ini hingga Jumat, 7 Juli 2017 mendatang. Untuk Kota Tangsel sendiri, tercatat ada sekira 22 sekolah SMP yang tersebar di tiga zona yang ada.

“Untuk zona satu, itu ada di wilayah Serpong dan Serpong Utara. Zona dua ada di wilayah Setu dan Pamulang. Kemudian zona tiga ada di wilayah Ciputat, Ciputat Timur dan Pondok Aren. Kami berharap masyarakat memilih sekolah-sekolah yang ada di zona tersebut, karena kalau di luar zona itu kuotanya hanya lima persen, sementara di dalam zona kuotanya itu 90 persen,” tandasnya. (fn)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow