Peredaran Narkoba di Kalimantan Selatan Semakin Meningkat

SHARE:

Peredaran Narkoba di Kalimantan Selatan Semakin Meningkat
Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Alhabsyi.
Kepolisian Argentina Sita 400 Kg Kokain yang Ditemukan di Kedubes Rusia di Argentina
Putri Elvy Sukaesih Dawiyah Ditetapkan Sebagai Tersangka
Kapolri : Warning Untuk Bandar Narkoba Asing yang Sasar Indonesia

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan, peredaran narkoba jenis Zeneta atau obat jenis G dan Karnoven di Provinsi Kalimantan Selatan sudah semakin besar.

Hal itu diungkapkan Aboe saat Komisi III DPR melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kalimantan Selatan terkait pengawasan atas maraknya peredaran narkoba jenis baru yang sedang gencar beredar di wilayah Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (26/5).

Menurut Aboe, peningkatan peredaran narkoba ini sudah berkali-kali terjadi dengan berbagai modus, yang salah satunya adalah dengan menyamarkan barang haram itu dibawah sayuran ketika diangkut menggunakan mobil Fuso.

Baca juga  Ada 250 Ton Sabu Yang Beredar di Indonesia

“Sudah sekian kali peningkatan-peningkatan ini berlanjut diawali dulu di Amontai dengan 1,5 juta sekarang 4 juta Zeneta lewat mobil Fuso yang diatasi atau dialibi-kan dengan diletakkan di bawah sayur dan di bawah makanan-makanan. Jadi bukan main Kalimantan Selatan,” kata Aboe.

Menurut Aboe, untuk mengatasi hal ini perlu koordinasi yang efektif antar instansi terkait demi terwujudnya Kaliamantan Selatan yang bebas narkoba.

Baca juga  Mensos: Kini Balita Jadi Sasaran Peredaran Narkoba

“Dan alhamdulillah kita telah memberikan pengawasan dan memberi masukan yang tajam sehingga kita dengar kelemahan-kelemahannya sehingga kita akan follow up ke Pemerintah Pusat,” tukasnya.

Politikus PKS ini berharap Pemerintah Daerah Kalimantan Selatan bersama Kapolda Kalimantan Selatan bisa melakukan tindakan pencegahan yang preventif atas peredaran narkoba tersebut. (za/tr)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS