Penghina Kapolri di Medsos Ditangkap dan Dijerat UU ITE

SHARE:

Penghina Kapolri di Medsos Ditangkap dan Dijerat UU ITE
Ibhas Taruno Jadikan Facebook Medium Penyebar Benci
Dukung Pemblokiran Situs Anti-Pancasila, Komisi I DPR: Perlu Buat Program Kebangsaan

JATIM, SUARADEWAN.com – Salah seorang warga Bangkalan, Madura, Jawa Timur berinisial MS (24) ditangkap oleh Tim Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur. MS ditangkap karena diduga telah menghina Kepala Kepolian RI (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian.

Menurut polisi, penghinaan tersebut dilakukan MS di media sosial Instagram milik Divisi Humas Polri.

“Yang bersangkutan melakukan komentar penghinaan di media sosial Instagram terhadap pejabat negara Kapolri Tito Karnavian,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mengera, Senin (29/5/2017).

Dikisahkan Barung, kasus ini bermula saat Divisi Humas Polri mengunggah foto Kapolri yang memberikan penghargaan kepada seorang Polwan Polda Kaltim. MS, yang menggunakan akun Instagram bernama @bog.oldshop, berkomentar dengan kalimat yang tidak layak alias senonoh.

Meski demikian, Barung menegaskan bahwa penangkapan MS bukan semata perkara penghinaan terhadap Kapolri, melainkan karena mengumbar ujaran kebencian di media sosial yang memang sudah diatur dalam Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Kebetulan korbannya Kapolri. Tapi siapa pun warga Indonesia yang merasa dihina di medsos, segara melapor ke kami,” lanjutnya.

Atas perbuatannya tersebut, MS pun diancam dengan Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 ayat 3 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE. Ancamannya, yakni 4 tahun penjara dan denda maksimal Rp 750 juta. (ms)

25000onon
25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow