Penggunaan Lilin dalam Aksi Solidaritas untuk Ahok Dinilai Haram

SHARE:

Penggunaan Lilin dalam Aksi Solidaritas untuk Ahok Dinilai Haram
Sejumlah Muslimah ikut menyalakan lilin dalam aksi solidaritas untuk Ahok.
Jaksa Agung: Buronan Kasus BLBI Sudjiono Timan Siap Kembalikan Uang Pengganti Rp55 Miliar
736 Ribu Guru Honorer Tak Dapat THR, Pemerintah Diminta Carikan Solusi
Sepuluh Kota di Indonesia Ini Dianugerahi Gelar ‘Kota Layak Pemuda’

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Salah seorang pengguna Twitter, @yahmanste, menyatakan bahwa haram hukumnya menggunakan lilin sebagai simbol solidaritas. Hal ini jelas tertuju kepada fenomena dukungan untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kini mendekam di jeruji besi terkait kasus penistaan agama.

“Haram bagi umat Islam ikut menyalakan lilin dengan maksud dan tujuan yang sama dengan mereka,” cuitnya pada Kamis (11/5/2017).

Baca juga  Vonis Ahok Jadi Keprihatinan Internasional

Sekalipun tidak ada itikad untuk meniru mereka (non-muslim), lanjutnya, tetapi itu telah dilakukan secara sukarela tanpa paksaan. Secara fi’ii, tegasnya, sudah jelas keharamannya.

Sebelumnya, ia menjelaskan bahwa fungsi lilin tak lain sebagai alat penerangan untuk membantu pekerjaan manusia.

“Terlepas dari halal/haram bahan pembuatannya, hukum asal penggunaan lilin adalah boleh. Sama seperti penggunaan obor, lampu listrik, dll,” tulisnya.

Baca juga  Benarkah Ahokers Hack Situs Polda Riau?

Namun, dalam pandangannya, ketika ada fungsi-fungsi lain dari penggunaan lilin yang sifatnya khusus, misal dalam upacara-upacara keagamaan umat di luar Islam, termasuk pula digunakan dalam aksi solidaritas bagi Ahok, pada titik itulah hukumnya menjadi haram.

“Sebab bagaimanapun itu hanyalah simbol, masih banyak cara yang lebih islami untuk memperkuat solidaritas antar umat manusia,” tegasnya. (ms).

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS