Pengamat: Pertemuan Trump-Jong Un, Diharapkan Memiliki Sisi Positif Ekonomi-Politik Kawasan

SHARE:

Pengamat: Pertemuan Trump-Jong Un, Diharapkan Memiliki Sisi Positif Ekonomi-Politik Kawasan
Donald Trump Sebut Korut Ancaman Bagi Dunia
Warga 6 Negara Muslim Ini Resmi Tidak Bisa Masuk AS
Trump Hilangkan Tradisi Jamuan Makan Malam Menyambut Idul Fitri

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong Un memulai babak baru perdamaian dunia, utamanya di Semenanjung Korea. Hal ini penting untuk diapresiasi karena mereka bisa dan mau untuk berdialog demi kepentingan yang lebih besar.

“Dan karena kedua pemimpin yang memiliki banyak kemiripan, dalam sisi menjaga kepentingan nasional negara masing-masing,” ujar Muhammad Syauqillah, pengamat masalah internasional di Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia, Rabu (13/6).

Menurut Syauqi, kebijakan luar negeri Indonesia tentu mendorong proses perdamaian di Semenjung Korea. “Dan Indonesia pastinya masih akan memainkan politik luar negeri bebas aktif,” katanya.

Syauqi menilai bahwa pertemuan Trump-Kim ini tentu akan berdampak positif, bukan hanya bagi kawasan Semenanjung Korea, akan tetapi bagi Asia Tenggara dan dunia. “Tentunya kita masih melihat nanti seberapa jauh implementasi hasil pertemuan akan direalisasikan,” ujarnya.

Memang, lanjut Syauqi, ada harapan bahwa ini akan dimaknai secara positif di kawasan, akan tetapi pertanyaannya adalah akankah pertemuan ini akan berimplikasi terhadap ekonomi politik. “Setidaknya tentu akan berdampak pada dimensi ekonomi dan politik di kawasan,” pungkasnya. (aw/gatra.com)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS