Pembacokan Hermansyah Tak Ada Kaitannya dengan Kasus Chat Mesum Rizieq Shihab

SHARE:

Pembacokan Hermansyah Tak Ada Kaitannya dengan Kasus Chat Mesum Rizieq Shihab
Dua pelaku pembacokan Hermansyah.
Anggota Komisi III Pertanyakan Kasus Pakar IT Hermansyah Ke Jaksa Agung
Sejumlah Tokoh Bantah Ada Kriminalisasi Ulama
Pertemuan GNPF MUI – Jokowi Tak Akan Pengaruhi Proses Hukum Rizieq Shihab

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Belakangan ini, insiden pembacokan terhadap pakar telematika (IT) Hermansyah disebut-sebut ada kaitannya dengan kasus chat mesum yang melibatkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dengan tersangka makar Firza Husein.

Bagi sebagian kalangan, pembacokan yang dialami oleh Hermansyah tersebut berkaitan erat dengan posisinya selaku saksi ahli dari Rizieq Shihab. Hal ini pun langsung dibantah oleh pengakuan dua pelaku pembacokan sendiri bahwa insiden tersebut tak ada kaitannya sama sekali dengan posisi Hermansyah dalam kasus chat mesum ditanganinya.

“Pengakuan Edwin Hitipeuw (37) dan Lauren Paliyama (31) secara tak langsung mematahkan opini yang menyebut Hermansyah sudah diincar,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo, Rabu 12 Juli 2017.

Baca juga  Satu Juta Umat Islam Akan Sambut Kedatangan Tersangka Pelaku Mesum

Menurut kedua pelaku, lanjut Andry, insiden tersebut murni karenanya adalah senggolan mobil. Dan ini jelas mematahkan pernyataan Rizieq Shihab sendiri yang sebelumnya sempat menilai bahwa peristiwa tersebut tak bisa dilepaskan dari status Hermansyah selaku saksi ahlinya.

“Kesaksian sebagai seorang ahli bahwa chat fitnah yang selama ini ditujukan kepada saya, merupakan chat palsu, penuh rekayasa,” ucap Rizieq.

Baca juga  Ini Pengakuan Pembacok Pakar Telematika ITB

Terkait pernyataan miring tersebut, polisi kini telah berusaha untuk memperkarakan mereka yang menyebarkan opini sesat alias hoax. Sebab, opini yang berkembang, Hermansyah disebut sudah diincar lantaran menjadi saksi ahli yang menguntungkan Rizieq Shihab dan Firza Husein dalam kasus percakapan berkonten pornografinya.

“Dasarnya apa mendeskriditkan institusi Polri? Kita akan tempuh jalur hukum bagi pihak yang mengaitkan kejadian ini dengan (kasus) Rizieq Shihab,” tegas Andry.

Dengan tertangkapnya pelaku, Andry berharap tak ada lagi masyarakat yang termakan kabar burung yang telanjur menyebar.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS