Pasca Ratusan Napi Kabur, Polda Riau Bentuk Tim Usut Pemerasan dan Pungli di Rutan Pekanbaru

SHARE:

Pasca Ratusan Napi Kabur, Polda Riau Bentuk Tim Usut Pemerasan dan Pungli di Rutan Pekanbaru
Kapolda Riau, Brigjen Pol Zulkarnain. (RIAUONLINE)
Setelah HTI, Pemerintah Belum Berencana Bubarkan Ormas Lain
UU Pemilu Digugat, Pemerintah: Silakan
Heboh, Pernikahan Adik-Kakak di Riau

RIAU, SUARADEWAN.com – Kepala Kepolisian Daerah Riau, Irjen Zulkarnain, mengatakan kesiapannya untuk membentuk tim pengusutan dugaan pemerasan dan pungli di Rutan Kelas II B Pekanbaru.

Hal itu merespon permintaan dari Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H Laoly, yang menghendaki persoalan itu diusut sampai ke akarnya. Ia menegaskan bagi Staf Rutan yang terbukti terlibat pemerasan dan pungli akan dikenakan sanksi pidana.

Baca juga  Sepasang Mahasiswa Pengedar Ganja Ditangkap Dikosan

“Saya sudah minta langsung ke Kapolda Riau, agar masalah ini ditindak lanjuti. Semoga saja pihak kepolisian nantinya bisa mendapatkan bukti-bukti soal memeras ini,” kata Yasonna, Minggu (7/5).

Kapolda Zulkarnain menjelaskan, awalnya pihak Polda ingin menyerahkan persoalan ini pada pihak Rutan, supaya diselesaikan secara internal. Namun karena sudah ada permintaan dari Menkumham, maka Polda Riau menegaskan akan mengambil alih pengungkapan dugaan pemerasan dan pungli tersebut.

Baca juga  Menkumham Yasonna Bongkar Kebobrokan Lapas

“Selama inikan kita masih menghargai hal itu. Sekarang ada permintaan langsung. Jadi kita akan segera bentuk tim khusus guna mengungkap kasus dugaan pungli tersebut,” tukas Zulkarnain. (za/tr)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS