Partai Hanura Optimistis Masuk 5 Besar di Pemilu 2019

SHARE:

Partai Hanura Optimistis Masuk 5 Besar di Pemilu 2019
Dokumentasi Pembukaan Rakernas Partai Hanura di Pekanbaru, 8/5
KPU Melarang Kampanye di Sekolah dan Pesantren, Mendagri Tak Setuju
Sengketa Hanura-KPU Selesai, Waktu Perbaikan Berkas Bacaleg hingga Jum’at Malam
Ketua DPC Hanura Kutim: Banyak Petani Mengeluhkan Soal Hak Kepemilikan Tanah
Masuk DCS DPD Kalbar, OSO Berencana Mundur Ketum Hanura?
Bawaslu Tolak Gugatan, Oesman Sapta Odang Gagal Calon DPD

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura, Sutrisno Iwantono meyakini partainya bisa lolos pada Pemilu 2019. Hanura yang berdiri pada 2006 sudah dua kali meloloskan anggota DPR pada Pemilu 2009 dan 2014. Adapun pada Pemilu 2014, Hanura meraup 6,5 juta suara dan mendudukkan 16 anggota DPR.

Dalam survei Indikator Politik Indonesia, Hanura hanya meraih 0,5 persen. Hanura pun diprediksi tidak lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar 4 persen. Meski begitu, Sutrisno merasa Hanura bakal bisa lolos asal mau bekerja keras.

Sutrisno menjelaskan, Partai Hanura sebelumnya sering dipandang sebelah mata oleh pihak-pihak tertentu. Namun, realitasnya selama dua kali pemilu legislatif, pada 2009 dan 2014, Partai Hanura selalu berada di parlemen.

Dengan kalkulasi kekuatan saat ini, Partai Hanura menargetkan dapat memperoleh sekitar 75 kursi DPR RI atau 13 persen. “Target kami pada 2019 di posisi lima besar,” ujar Sutrisno dalam diskusi di Jakarta Pusat, Sabtu (12/5).

Baca juga  Istana: Pernyataan 'Berantem' Presiden Jokowi kepada Relawan Hanya Kiasan

Menurut Sutrisno, setelah dipimpin ketua umum Oesman Sapta, Hanura juga banyak mengalami kemajuan, terutama konsolidasi kader. Sutrisno menambahkan, kemajuan tersebut seperti sebagian anggota DPD RI yang bergabung ke Partai Hanura dan akan menjadi calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019.

Selain itu, kata dia, banyak tokoh populer seperti sejumlah kader dari partai politik lain, selebritas, artis, dan mantan atlet nasional juga bergabung ke Partai Hanura. Mereka menambah lengkap daftar caleg dari Partai Hanura.

Soal konflik internal yang pernah muncul di internal Partai Hanura, menurut Sutrisno, itu masalah yang tidak signifikan dan sudah berlalu, sehingga tidak perlu dipersoalkan lagi. Sutrisno menambahkan, pada saat verifikasi faktual yang dilakukan KPU, Partai Hanura memperoleh penilaian terbaik.

Baca juga  Perludem: Tidak Mudah Bagi Parpol Lolos Parliamentary Threshold 4%, Ini Tantangannya

“Itu menunjukkan Partai Hanura solid dan tidak ada masalah,” katanya.

Secara terpisah, Takbier Wata Pengurus Bapilu DPP Hanura menilai pada pemilu 2019 mendatang yang menjadi Pekerjaan rumah tidak hanya Partai Hanura tapi bagi semua partai peserta pemilu adalah persoalan ambang batas 4% parliamentary threshold, Menurutnya hal ini akan membuat persaingan antar partai akan berlangsung sengit. Pasalnya, persaingan mencapai ambang batas itu tidak akan mudah.

“Maka hanya partai yang mempunyai infrastruktur yang kuat, mempunyai caleg yang bagus dan bekerja dengan sungguh-sungguh dengan energi yang sama untuk memenangkan hanura, serta mempunya program yang bisa diterima oleh masyarakat itulah yang akan lolos,” ucapnya. (rp)

COMMENTS