Pansus Angket Lemahkan KPK, Gerindra Tagih Janji Presiden

SHARE:

Pansus Angket Lemahkan KPK, Gerindra Tagih Janji Presiden
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade.
Indonesia Raih Peringkat Pertama, Jokowi: Itu Berkat Kerjasama
Bahas Perppu Ormas, Jokowi Undang Sejumlah Partai Pendukung Kecuali PAN
Gerindra Akan Deklarasikan Prabowo Sebagai Capres 2019 Akhir Maret

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade mengingatkan bahwa Presiden Joko Widodo pernah berjanji pada kampanye Pilpres 2014 untuk menguatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tetapi faktanya, menurut Andre, sekarang partai-partai pendukung pemerintah justru membentuk panitia khusus yang ingin melemahkan lembaga antirasuah tersebut dengan mengajukan hak angket. Andre pun menantang Jokowi untuk menepati janji kampanye dan berani meminta partai-partai pendukungnya menghentikan Hak Angket KPK di DPR.

Baca juga  5 Negara Sahabat Menyampaikan Surat Kepercayaan Kepada Presiden Jokowi

“Sekarang kita tunggu Pak Jokowi punya keberanian nggak menekan partai pendukungnya soal KPK,” ucap Andre di Jakarta, Kamis (27/7).

Andre menganggap jika Jokowi berani menegur partai pendukungnya untuk menghentikan hak angket, maka itu akan menjadi bukti nyata keinginan memperkuat KPK. Karena baginya, rakyat Indonesia saat ini membutuhkan ketegasan presiden untuk mengambil tindakan atas pelemahan KPK.

Baca juga  Reforma Agraria, Jokowi Target 5 Juta Sertifikat Tanah Tahun 2017

“Jadi kita butuh yang kongkrit dari Presiden Jokowi, yang dibutuhkan rakyat sekarang adalah presiden panggil partai-partai pendukungnya, hentikan hak angket,” tutup Andre.

Sebelumnya diberitakan bahwa saat ini panitia khusus hak angket terhadap KPK hanya diisi oleh partai-partai pendukung pemerintah setelah Fraksi Gerindra memilih menarik wakilnya dari kepanitiaan tersebut. Gerindra menilai Pansus ini mengarah ke pelemahan KPK. (MS)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS