Panglima TNI Umumkan 3 Tersangka Korupsi Helikopter

SHARE:

Panglima TNI Umumkan 3 Tersangka Korupsi Helikopter
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.
Kelompok Yang Ingin Ganti Pancasila Disusupi Ideologi Dari Luar
Ini Alasan NasDem Usung Jenderal Gatot Jadi Cawapres Jokowi Untuk 2019
Panglima TNI Minta Waspadai Ulama Yang Dibayar Untuk Merusak Indonesia

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengungkapakan tiga orang yang sudah ditetapakan sebagai tersangka korupsi pengadaan helikopter Agusta Westland (AW) 101.

Dijelaskan Gatot, berdasarkan hasil pemeriksaan Penyidik Polisi Militer (POM) TNI, sudah ditemukan alat bukti yang cukup untuk meningkatkan status kasus tiga orang itu dari penyelidikan ke peyidikan.

Hal itu diungkapkan Panglima Gatot dalam jumpa pers di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (26/5).

Baca juga  Panglima TNI Sebut Isu SARA Rentan Dimanfaatkan Negara Lain

“Dari hasil pemeriksaan, penyidik POM TNI sudah memperoleh alat bukti yang cukup dan telah meningkatkan status dari penyelidikan ke penyidikan. POM TNI sementara telah menetapkan 3 tersangka militer,” kata Gatot.

Masih menurut Gatot, penyidikan ini awalnya dimulai dari investigasi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) dengan surat perintah pada 29 Desember 2016. Setelah itu KSAU lalu mengirimkan hasil investigasi itu pada 24 Februari 2017.

“Dari hasil investigasi sudah semakin jelas, tetapi ada pelaku-pelaku (lain) sebab korupsi kan konspirasi. Maka bermodal investigasi KSAU, saya bekerja sama dengan kepolisian, BPK khususnya dengan PPATK dan KPK,” tukas Gatot.

Baca juga  Panglima TNI: Kiai dan Ulama adalah Pemersatu Umat Beragama di Indonesia

Adapun tiga orang menjadi tersangka itu antara lain; pertama, Marsma TNI FA yang bertugas pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam pengadaan barang dan jasa. Kedua, Letkol WW sebagai pejabat pemegang kas. Dan ketiga, Pelda SS yang diduga menyalurkan dana-dana terkait pengadaan ke pihak-pihak tertentu. (za/de/tr)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS