WP-MagOne-728x90

Panglima TNI Pasti Berpolitik, Tetapi Politiknya Adalah Politik Negara

SHARE:

Panglima TNI Pasti Berpolitik, Tetapi Politiknya Adalah Politik Negara
Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo
Pilpres 2019: Mengapa Gatot Nurmantyo, Prabowo, dan Jokowi Penting untuk Indonesia?
Panglima TNI: HMI dan TNI Berjuang Bersama Mempertahankan Ideologi Pancasila

CILEGON, SUARADEWAN.com — Panglima TNI pasti berpolitik, tetapi politiknya adalah politik negara. Hal itu disampaikan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat acara tabur bunga di perairan Selat Sunda dalam gladi bersih HUT TNI ke-72 di Cilegon, Banten, Selasa (3/10).

“Bukan politik praktis. Saya tidak berfikir menjadi panglima apa pun juga, tetapi yang jelas sebagai panglima, saya harus melaksanakan tugas saya sebagai konstitusi. Politik saya politik negara,” kata Gatot.

Baca juga:

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) itu turut menyinggung sisa masa tugasnya yang hanya tinggal enam bulan. Dia mengaku harus menyiapkan kader-kader terbaik agar solid antar matra TNI, masyarakat dan yang paling penting meningkatkan kesatuan komando. “Sehingga TNI selalu dalam posisi netral dalam politik praktis, ini yang penting,” ujarnya.

Gatot menyampaikan bahwa sekarang ini TNI berada dalam berbagai survei sebagai institusi yang paling dipercaya rakyat. Menurutnya ini adalah kerja estafet dari para pemimpin dan prajurit TNI, mulai dari kondisi terpuruk hingga seperti sekarang. (REP)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow