WP-MagOne-728x90

PAN Berpotensi Berseberangan Lagi dengan Partai Koalisi

SHARE:

PAN Berpotensi Berseberangan Lagi dengan Partai Koalisi
Sekretaris Fraksi PAN di DPR Yandri Susanto
BPJS Kesehatan, Komisi IX Usulkan Pembenahan Sistem
Sambangi BPK, DPR Pegang Audit Keuangan KPK 10 Tahun Terakhir

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Sekretaris Fraksi PAN di DPR Yandri Susanto mengungkapkan fraksinya berpotensi menarik diri dari Pansus Angket KPK. Fraksi PAN akan mengevaluasi keberadaannya di kepanitiaan tersebut, termasuk menilai seperti apa kinerja Pansus.

Jika kinerja pansus tidak sesuai dengan itikad awalnya, yaitu menguatkan KPK, maka Yandri menegaskan pihaknya akan menarik diri dari Pansus tersebut.

“Kami akan evaluasi, kita lihat saja apakah kami akan menarik diri atau tetap bertahan. Tapi kecenderungannya setelah kami pantau kinerja pansus itu kemungkinan besar akan kami tarik,” kata Yandri saat dihubungi, Rabu (26/7/2017).

Yandi mengakui bahwa hasil evaluasi atas kinerja Pansus selama ini dinilai memiliki kecenderungan ingin melemahkan KPK. Menurutnya, pansus sudah kehilangan arah dari itikad awal yang ingin dicapai bersama, yaitu menguatkan KPK. Inilah yang menjadi alasan Fraksi PAN mengirimkan wakilnya dalam Pansus tersebut.

Tetapi hari ini sudah terbalik, justru, menurut Yandri, pansus ingin melemahkan KPK.

“Salah satu kecenderungannya, kami menganggap Pansus Angket ingin melemahkan KPK padahal PAN bergabung ke pansus punya niat untuk memperkuat KPK,” ujarnya.

Terkait kapan evaluasi tersebut diungkapkan dan sikap apa yang akan diambil PAN menyusul evaluasi tersebut, Yandri enggan membeberkan. Dia hanya mengatakan akan melakukannya dalam waktu dekat.

Sejauh ini ada Fraksi Gerindra yang menarik wakilnya dari Pansus tersebut. Mereka menilai kerja Pansus tidak efektif dan cenderung melemahkan KPK. Oleh karena itu, Fraksi Gerindra menarik diri dari Pansus. Hal ini berpotensi diikuti oleh Fraksi PAN dalam waktu dekat.

Tercatat hari ini setelah Fraksi Gerindra menarik diri, tersisa enam Fraksi yang masih tergabung dalam Pansus tersebut, yakni Fraksi PDI-P, Fraksi Golkar, Fraksi PPP, Fraksi Hanura, Fraksi Nasdem dan Fraksi PAN. Jika memutuskan keluar, maka PAN kembali memilih posisi bersebrangan dengan partai-partai pendukung pemerintah, setelah sebelumnya melakukan hal serupa pada penetapan UU Pemilu beberapa waktu lalu. (MS)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow