OJK: Kinerja Keuangan di Sektor Keuangan Masih Dalam Keadaan Sehat

SHARE:

OJK: Kinerja Keuangan di Sektor Keuangan Masih Dalam Keadaan Sehat
Ketua OJK Wimboh Santoso
Cadangan Beras Pemerintah Minus 27.888 ton, DPR Bela Bulog dan Persalahkan Pemerintah
Dana Haji Diinvestasikan, Saidiman Ahmad: Mengapa Harus Risau?
Bersama Bawaslu 10 Parpol Deklarasikan Tolak – Lawan Politik Uang dan SARA

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso mengklaim bahwa kinerja keuangan di sektor keuangan sampai saat ini masih dalam keadaan sehat. Sebab kinerja sektor jasa keuangan terus positif, terlihat grafik perbankan yang mencapai 8.94 persen.

“Angka ini lebih tinggi dibandingkan dari akhir tahun 2017. Pembiayan 6.36 persen year on year, seperti dana pihak ketiga (DPK) perbankan 8.06 persen (yoy). Premi asuransi jiwa dan umum tumbuh masing-masing 38.44 persen dan 18.61 persen yoy,” kata Wimboh di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (28/5/2018).

Baca juga  BNN Bongkar Modus Narkoba Lewat "Money Changer"

Bukti lainnya adalah penghimpunan dana pasar modal dibandingkan tahun lalu lebih tinggi. Hingga 21 Mei 2018, penghimpunan dana pasar modal mencapai Rp 61 triliun dengan emiten yang sudah listing di Bursa Efek Indonesia baru 16 perusahaan.

“Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Ini kita mengarahkan menengah panjang, ini supaya perbankan tidak ada kendala,” ujarnya.

Baca juga  Menanti Terobosan Komisioner OJK

Selain itu, dari sisi total dana kelola investasi (Reksadana) sampai April 2018 mencapai Rp 739.71 triliun (angka kumulatif).

Dari segi risiko, NPL perbankan 2.79 persen atau menurun dibandingkan tahun lalu yang di atas 3 persen.

“Kita tahu periode 2015-2017 NPL meningkat, terkait harga komoditi di beberapa sektor dan menyebabkan beberapa perusahaan alami sedikit gangguan. Namun sejak tahun lalu perbankan diminta restrukturisasi dan ternyata NPL sudah menurun dari sebelumnya,” katanya. (suara)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS