WP-MagOne-728x90

Meski Beda Prinsip, Cak Imin Tetap Imbau Masyarakat untuk Tidak Memusuhi Pengikut HTI

SHARE:

Meski Beda Prinsip, Cak Imin Tetap Imbau Masyarakat untuk Tidak Memusuhi Pengikut HTI
Ketua Umum PKB Muhamin Iskandar (Cak Imin).
Resmi Daftarkan Uji Materi Perppu Ormas, HTI: Semuanya Bertentangan UUD 1945
Meski Belum Disetujui DPR, Perppu Ormas Tetap Sah Berlaku

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengaku berbeda prinsip dengan gerakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), terutama dalam hal cita-cita pendirian negara Islam.

“Mereka (HTI) itu mikirnya soal negara, hubungan internasional. Enggak usah jauh-jauhlah, yang penting tetangga kita akhlaknya baik, perilakunya santun, tidak korupsi, bisa menghormati orang lain, itu sudah cukup islami,” ujar Ketum PKB yang akrab disapa Cak Imin ini seusai bertemu dengan perwakilan HTI di kantor DPP PKB, Jakarta, Kamis (27/7/2017).

Meski demikian, ia tetap mengimbau masyarakat untuk tidak memusuhi para pengikutnya, walaupun organisasinya harus dibubarkan pemerintah sebagai organisasi terlarang.

“Kami mengimbau agar pengikut HTI tidak usah dimusuhi. Mari rangkul, ajak dialog supaya jadi bagian keluarga sendiri,” terangnya.

Cak Imin juga mengungkapkan, saat bertemu perwakilan HTI, ia diminta untuk menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas).

Tentu saja, sebagai bagian dari pemerintah, Cak Imin selaku pimpinan PKB akan sangat sulit menolak Perppu Ormas tersebut. Tetapi hal itu tidak lantas membuatnya harus mengesampingkan permintaan dari perwakilan HTI.

Justru ia berjanji akan membantu HTI melalui penelaahan satu per satu pasal dalam Perppu Ormas tersebut guna menghindari hal-hal yang dapat merusak kebinekaan.

“Saya berjanji pasal per pasal di Perppu (Ormas) ini harus dikritisi total, karena jangan sampai Perppu anti-demokrasi,” tandasnya.

Terkait langkah HTI yang akan menggugat Perppu Ormas ke Mahkamah Konstitusi (MK), pihaknya pun berjanji akan mengawasi langkah hukum dari HTI ini.

“Kami dukung proses yang berjalan di MK maupun PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara). Putusan tertinggi adalah di hukum, jangan sampai chaos,” pungkasnya.

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow