WP-MagOne-728x90

Melawan, Kurir Sabu Tewas Tertembak

SHARE:

Melawan, Kurir Sabu Tewas Tertembak
Tersangka yang Tertembak Mati di Muara Karang Ternyata Warga Taiwan
Penyelundup Sabu Asal Malaysia Ditembak Mati BNN

SURABAYA, SUARADEWAN.com – Achmad Sugianto (26), salah seorang dari dua pengedar narkoba yang membawa 3 kg sabu-sabu tewas setelah peluru menembus dada kirinya. Achmad Sugianto merupakan kurir sabu-sabu yang biasa beroperasi di wilayah Pasuruan-Probolinggo. Kedua pelaku pengedar narkoba berhasil ditangkap pada hari Minggu, 30 Juli 2017.

Kabid Pemberantasan BNNP Jatim AKBP Wisnu Candra di Surabaya, Minggu malam membenarkan, warga Karang Sentul, Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan itu ditembak mati setelah kabur saat hendak ditangkap. Sementara itu, rekan Achmad Sugianto, Totok Suryanto (50) warga Kampung Baru, Gading Kodya, Pasuruan berhasil ditangkap.

Wisnu menuturkan korban terpaksa dilumpuhkan setelah tiga tembakan peringatan ke udara tidak ditanggapi. Korban berusaha kabur setelah diminta menunjukkan lokasi lain tempat penyimpanan narkoba.

“Saat kami gelandang untuk menunjukkan tempat persembunyian sabu-sabu itu, pelaku sempat melawan, dan kabur, yang membuat kami langsung melumpuhkannya,” kata Wisnu.

Wisnu sendiri mengaku dua pelaku ini berhasil ditangkap berkat laporan yang diterima. Tim BNNP Jatim langsung mengadakan penyelidikan dan berhasil mengamankan 3 kg sabu-sabu yang dibawa pelaku menggunakan tas ransel.

Dia mengatakan, kedua orang it berkomplot dan kerap beraksi di Pasuruan dan Probolinggo.

“Pelaku ini sudah beraksi sekitar enam bulan. Sugianto ini memang merupakan kurir yang sudah beberapa kali melakukan pengiriman sabu-sabu dalam jumlah yang besar,” ujar Wisnu.

Selain barang bukti tiga kilogram sabu-sabu, petugas juga menyita telepon genggam, dan kartu ATM yang diduga digunakan para pelaku pelaku untuk transaksi narkoba. Salah satu pelaku yang berhasil ditangkap akan dijerat dengan 112 dan 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dwengan ancaman hukuman 20 tahun, bahkan hukuman mati.

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow