Lima Point Alasan Pembubaran HTI

SHARE:

Lima Point Alasan Pembubaran HTI
Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)
Partai Hanura Usung Wiranto Bakal Wapres Jokowi di Pilpres 2019
Polisi Belum Menerima Laporan Aksi 287
Status Hukumnya Dicabut Pemerintah, HTI Tutup Kantor

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Pemerintah Indonesia melalui Menkopolhukham Jendral (Purn) Wiranto telah memutuskan untuk membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Wiranto menuturkan, langkah tegas pemerintah membubarkan HTI di seluruh Indonesia diambil setelah melalui pengkajian yang seksama, dan pertimbangan mendalam.

“Pemerintah tidak sewenang-wenang, tetapi tetap bertumpuh pada hukum yang berlaku. Kita membubarkan tentu dengan langkah-langkah hukum dan berdasarkan hukum.” tutur Wiranto dalam jumpa pers di kantor Kementrian koordinator politik hukum dan keamanan, yang turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Kepala Polri Jenderal (Pol) Tito Karnavian dan pejabat lainnya, Senin (8/5/17).

Baca juga  Wakil Ketua Komisi II DPR Nilai Pemerintah Islamophobia

Ada lima point penting yang disampaikan Wiranto terkait alasan pembubaran ormas trans-nasional tersebut:

Pertama, Sebagai ormas berbadan hukum, HTI tidak melaksanakan peran positif untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional.

Kedua, Kegiatan yang dilaksanakan HTI terindikasi kuat telah bertentangan dengan tujuan, azas, dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas.

Baca juga  Pemerintah Bubarkan HTI, PBNU Berterima Kasih

Ketiga, Aktifitas yang dilakukan nyata-nyata telah menimbulkan benturan di masyarakat yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat, serta membahayakan keutuhan NKRI.

Keempat, Mencermati berbagai pertimbangan diatas, serta menyerap aspirasi masyarakat, Pemerintah perlu mengambil langkah–langkah hukum secara tegas untuk membubarkan HTI.

Kelima, Keputusan ini diambil bukan berarti Pemerintah anti terhadap ormas Islam, namun semata-mata dalam rangka merawat dan menjaga keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945. (dd)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS