KPU Tangsel Targetkan 18.985 Rumah Pada Pendataan Coklit Serentak

SHARE:

KPU Tangsel Targetkan 18.985 Rumah Pada Pendataan Coklit Serentak
Salah satu anggota KPU Tangsel saat menunjukkan seragam lengkap pantarlih (16/4)
Kemenkum HAM: Hanya Hanura Dibawah Kepemimpinan OSO yang Sah Daftar Bacaleg 2019
Gelar Rapimnas, Hanura Targetkan Sebagai 4 Partai Terbesar di Pemilu 2019
Ini Konsekuensi yang Ditanggung Parpol Jika Tak Tuntaskan Pengisian SILON

TANGSEL, SUARADEWAN.com – Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan (Tangsel) targetkan 18.985 rumah dalam pendataan coklit serentak seluruh Indonesia, yang jatuh pada hari Selasa tanggal 17 April 2018) mendatang.

“Tahapan pemutakhiran data ini akan dilakukan mulai dari Selasa besok sampai dengan 16 Mei mendatang. Nantinya petugas coklit akan melakukan pemutakhiran dari pintu ke pintu,” kata Ketua KPU Kota Tangsel Muhammad Subhan, pada Senin (16/04/2018) dalam konferensi pers di Kantor KPU Tangsel, Kecamatan Serpong.

Menurutnya, seluruh KPU se-Indonesia akan memulai melakukan coklit dengan mendatangi rumah-rumah pemilih secara langsung, yang nantinya melibatkan anggota KPU RI, KPU Provinsi, KPU Kabupaten atau Kota, PPK, PPS, serta Pantarlih (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih).

Baca juga  Sambut Pemilu Serentak 2019 Gerindra Ajak PBB Bersinergi

“Ini adalah program prioritas kami. Sebab ini kegiatan spektakuler secara serentak. Karena itu setiap pantarlih minimal sudah melakukan pendataan sedikitnya lima rumah. Sehingga nantinya bisa didaftarkan untuk peraihan rekor muri. Karena ini tujuan KPU juga,” paparnya.

Selain itu, Subhan mengakui bahwa masyarakat masih banyak yang belum mengetahui adanya pendataan coklit. Oleh sebab itu dibutuhkan sosialisasi, agar masyarakat bisa menyiapkan beberapa persyaratan yang diperlukan untuk melakukan coklit pemilih.

“Karena itu kami menyampaikan supaya masyarakat menyiapkan surat kependudukan seperti KTP-el dan kartu keluarga. Supaya ketika pantarlih datang semua pendataan bisa segera dilakukan,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Anggota KPU Tangsel Bambang Dwitoro menuturkan, bahwa ada perbedaan proses pendataan pada tahun ini dari tahun sebelumnya, yakni dengan diperbolehkannya pendataan melalui video call.

Baca juga  Kementerian PPPA Dorong Keterwakilan Perempuan di Pemilu 2019 Meningkat

“Hal ini dilakukan karena adanya beberapa masayarakat yang tidak ada di rumah. Sehingga diperbolehkan video call. Demi mengumpulkan data secara maksimal,” tuturnya.

Seperti diketahui, KPU Kota Tangsel telah menyiapkan personil coklit sebanyak 3.905 orang, yang terdiri dari 3.797 pantarlih, 162 orang PPS, 21 orang PPK dan KPU Kota Tangsel 5 orang, pendataan ini akan dilakukan selama 30 hari penuh. Petugas coklit sendiri akan menggunakan topi pantarlih, pakaian seragam hitam, yang disertai id card dan juga ban lengan yang bertuliskan pantarlih. (FN)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS