Ketahuan, Sindikat Napi Kendalikan Penyeludupan Puluhan Ribu Lobster dari Lapas

SHARE:

Ketahuan, Sindikat Napi Kendalikan Penyeludupan Puluhan Ribu Lobster dari Lapas
Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipiter) Bareskrim Polri mengungkap sindikat penyelundupan benih lobster di Lapas kelas II Tangerang, Jumat (5/5) dini hari. (TRIBRATANEWS)
Polri dan Kepolisian Australia Tingkatkan Kerjasama Cegah Kejahatan Lintas Negara
Yusril : Mesti Ada Pihak Ketiga yang Memutuskan Pansus Angket KPK Ilegal atau Tidak

TANGERANG, SUARADEWAN.com – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipiter) Bareskrim Polri mengungkap sindikat penyelundupan benih lobster yang dikendalikan napi di Lapas Kelas II Tangerang, Banten pada Jumat (5/5) dini hari.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul, menerangkan, dalam pengungkapan itu Polisi menemukan barang bukti 28 ribu benih lobster yang disimpan di dalam lapas.

Pengungkapan ini diawali dengan tertangkapnya dua orang kurir pengantar bibit lobster yakni Afrindan dan Adang Nego Prasetyo. Keduanya ditangkap Polisi sesaat setelah keluar dari Lapas Kelas II Tangerang itu sekitar pukul 01.30 WIB.

Setelah diinterogasi petugas, kedua tersangka mengaku bahwa pengiriman bibit lobster tersebut merupakan perintah dari Napi yang bernama Edi Susanto alias Focen dan Kushantono. Mereka bekerjasama dengan dua petugas Lapas yakni Fikri dan Ade untuk menyeludupkan bibit lobster itu.

Selanjutnya, kedua kurir dan kedua napi, Edi Susantilo alias Focen-Kushantono, dibawa petugas ke Bareskrim Polri di Jalan Medan Merdeka Timur untuk dilakukan pengembangan penyidikan lebih lanjut.

Keempatnya dijerat dengan pasal 16 ayat (1) Jo Pasal 88 UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, dan Pasal 6 Jo Pasal 9 Jo Pasal 31 ayat (1) UU Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Ikan, Hewan dan Tumbuhan Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP Jo Pasal 53 KUHP. (za/tr)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow