Kehadiran Deddy Mizwar di Festival Respect Yayasan Al-Ijtihad Disambut Anstusias

SHARE:

Kehadiran Deddy Mizwar di Festival Respect Yayasan Al-Ijtihad Disambut Anstusias
Ditegur Saat Main HP di Kelas, Murid Pukul Guru dengan Kursi
BEM Seluruh Indonesia Berkumpul Soroti Pendidikan Yang Jauh Dari Cita-Cita Kemerdekaan
KPAI: Maraknya Kekerasan di Sekolah Mencoreng Dunia Pendidikan Kita

BOGOR, SUARADEWAN.com – Kedatangan Wakil Gubernur Jawa Barat yang juga artis senior Deddy Mizwar di sebuah kegiatan tahunan yayasan pendidikan SMP – SMA Al-Ijtihad Cimayang – Bogor yang ber tema kan “Festival Respect” disambut antusias oleh seluruh civitas dan guru yang telah menanti dari sejak pagi hari. (13/05)

Dalam festival respect yang diselenggarakan oleh Yayasan Al-Ijtihad tersebut pun tersedia pengobatan gratis, pameran, hingga bazzaar. Sehingga para civitas dan undangan selain menunggu puncak acara, juga dapat menikmati sajian yang telah disediakan oleh panitia.

Ketua panitia pelaksana pun mengaku bahwa, kegiatan tahunan ini berharap dapat memberikan dampak positif kepada seluruh civitas dan masyarakat luas. Sehingga dalam proses pelaksanaan pun dapat dijadikan lahan kreativitas dan edukasi dalam tekhnis kegiatan.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 12.30-an. Wakil Gubernur Jawa Barat pun langsung disambut dengan semarak oleh para civitas, guru, hingga masyarakat. Tak lama deddy mizwar yang juga artis senior pun langsung diberikan kesempatan untuk mengisi puncaknya acara tersebut.

Dalam sambutannya, Deddy mizwar mengatakan bahwa pentingnya peranan guru dan murid dalam hal memajukan pendidikan di Jawa Barat. Sehingga ketika pendidikan di utamakan akan berdampak baik. Bukan hanya itu, Artis senior pun memberikan pengarahan agar seluruh warga jawa barat harus terlibat dalam proses memajukan pembangunan, pemberdayaan hingga dapat mengelola potensi yang ada.

“Ya, sangat penting, peranan dalam memajukan Jawa Barat. Dikarenakan jawa barat memiliki potensi yang sangat berbudaya dan maju”. Pungkasnya.

Terlepas dari hal itu, Hasyemi Faqihudin Seorang aktivis mahasiswa yang turut hadir dalam kegiatan tersebut justru mengkritik kedatangan Wakil Gubernur Jawa Barat yang juga bacagub Jawa Barat di pilkada 2018 nanti.

“Momentum Pilkada 2018 memang sangat sensitif, justru untuk memblokade hal tersebut harus netralitas bagi pejabat negara yang akan melanjutkan dalam bursa pilkada nanti” bebernya.

Ia menambahkan, Ranah pendidikan, justru jika diagendakan mengkroscek hak hak warga dalam hal wajib belajar, sah sah saja. Karena itu porsi wagub. Tetapi, apabila dimanfaatkan untuk momentum pilkada ini sudah melanggar kode etik.

“Apalagi di depan yayasan tertera selamat datang deddy mizwar calon gubernur jawa barat” tutupnya. (Tw)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS