Kampus Tolak HTI, Ormas Radikal Ini Marah

SHARE:

Kampus Tolak HTI, Ormas Radikal Ini Marah
Sejumlah Komunitas Masyarakat di Jawa Barat Dukung Pembubaran HTI
Belajar dari ISI tentang Rekruitment Anggota Baru HTI
Aliansi Bela Garuda Nyatakan Dukungan Terhadap Perppu Nomor 2 Tahun 2017

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Maraknya kampus yang kini ikut menolak dan melarang eksistensi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di lingkungannya, membuat pihak HTI geram dan marah. Menurut Juru Bicara HTI Ismail Yusanto, pihaknya telah diperlakukan seperti pelaku kriminal.

“HTI tidak boleh diperlakukan seperti seolah-olah organisasi yang sudah dibubarkan,” tegas Ismail, Kamis (18/5/2017).

Baginya, mereka (HTI) saat ini masih merupakan organisasi yang legal dan berbadan hukum.

Baca juga  5 Alasan Pemerintah Bubarkan Hizbut Tahrir Indonesia

“Karena itu HTI punya hak konstitusional untuk berada dan eksis dalam melaksanakan kegiatannya,” tambahnya.

Ia pun mempertanyakan sikap para pejabat (pemerintah) yang disebutnya telah memperlakukan HTI secara tidak adil.

“Kenapa para pejabat itu begitu bersemangatnya memperlakukan HTI seperti seolah-olah pelaku kriminal?” sesalnya.

Meski tak menyangkal bahwa kampus merupakan salah satu sasaran perekrutan dan penyebaran nilai-nilai yang dianut HTI, seperti khilafah dan syariat Islam, tetapi baginya, itu tetap sah dalam koridor sebagai pendakwah.

Baca juga  Ngeri, Ini Bukti Teroris ISIS Sudah Menggeliat di Indonesia Bahkan di Kampus-Kampus

“Bukan hanya HTI, mereka yang memahami dakwah pasti akan melakukan dakwah ke mana pun, selama dakwah itu bisa menjangkau manusia, apalagi muslim dan muslim itu ada di mana-mana, termasuk di sekolah dan kampus,” ujarnya. (ms)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS