Kaesang Dipolisikan, DPR Minta Polri Profesional Mengusutnya

SHARE:

Kaesang Dipolisikan, DPR Minta Polri Profesional Mengusutnya
Berminat Jadi Peserta Parlemen Remaja, Berikut Persyaratannya
DPR Kritik Data Pangan Indonesia yang Selalu Bermasalah
Hadir Dalam Konferensi MSEAP Fahri Hamzah Beri Apresiasi Kepada Rusia dan Korea

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Seorang pria berinisial MH telah resmi melaporkan seorang bernama Kaesang Pangarep kepada Kepolisian Polres Kota Bekasi. Kaesang yang merupakan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) diduga telah melakukan ujaran kebencian.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi III DPR, Supratman Andi Agtas meminta kepada Kepolisian untuk tetap bertindak profesional, sekalipun laporan itu ditujukan kepada putra bungsu Presiden Jokowi.

“Menurut saya diproses saja, silahkan nanti polisi melakukan penyelidikan dengan mengundang ahli. Jadi yang penting bahwa seluruh warga negara kedudukannya sama di depan hukum,” kata Supratman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/7).

Baca juga  Terkait Aksi ‘212’ di DPR/ MPR Terkait Ahok, Polda Metro Jaya Kerahkan 10.000 Personil

Dikatakan lanjutnya, penyelidikan yang dilakukan oleh Kepolisian, nantinya akan dinilai oleh masyarakat, apakah polisi bekerja secara profesional atau tidak.

“Kita minta kepolisian lakukan penyelidikan seobjektif mungkin. Itu kan tunjukan bahwa Polri profesional. Dan tidak boleh karena dia anak presiden, lantas diperlakukan istimewa. Maksud saya, kalau dia melakukan pidana ya diproses,” tegasnya.

Baca juga  Ketua DPR: Kondisi di Qatar Akan Dipantau Perkembangan yang Terjadi

Seperti diketahui sebelumnya, Kaesang dituding melakukan penodaan agama serta menyebarkan ujaran kebencian melalui video yang diunggah ke akun Youtube.

Menurut Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan mengatakan, bahwa kalimat Kaesang pada videonya yang dilaporkan MH, yakni ‘dasar ndeso’.

“Di situ (video) kalau tidak salah ada kata-kata, kalau tidak menjalankan tentang apa yang ada di situasi itu, ‘ndeso’. Begitulah kira-kira,” kata Iriawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (5/7).
(yd)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS