Jelang Pemilihan 8 Juni 2017 London Kembali Dihujani Teror

SHARE:

Jelang Pemilihan 8 Juni 2017 London Kembali Dihujani Teror
deskripsi
Taklukkan MU 1-0, Chelsea Juara Piala FA
Wali Kota Sadiq Khan Mengutuk Keras Aksi Teror di Kota London
Pernikahan Pangeran Harry-Meghan: Panduan lengkap untuk Anda

LONDON, SUARADEWAN.com – Peristiwa nahas kembali terjadi di London, Inggris. Dalam sebuah keterangan yang dikutip melalui Reuters, Minggu (4/6/2017), mobil dengan kecepatan tinggi menabraki pejalan kaki yang berada di Jembatan London, dan melakukan penusukan pada pengunjung bar dan restoran di dekat pasar Borough.

Kejadian nahas itu diberitakan dalam surat kebar Inggris The Sun yang masih simpang siur menerangkan terdapat tujuh orang ditakuti tewas dan dua penyerang ditembak mati oleh polisi di dekat Jembatan London.

“Sebuah van berasal dari London Bridge, melintasi lampu lalu lintas dan menabrakannya menuju tangga. Ini membuat banyak orang jatuh,” kata seorang sopir taksi kepada BBC yang dikutip oleh SuaraDewan.com.

Baca juga  Taklukkan MU 1-0, Chelsea Juara Piala FA

Lalu tambahnya lagi, “Tiga orang keluar dengan pisau panjang, panjangnya 12 inci dan pergi secara acak di sepanjang Borough High Street menusuk orang secara acak.”

Perdana Menteri Theresa May, meyakini bahwa serangan itu berupa tindakan terorisme menjelang pemilihan 8 Juni 2017. Pasalnya hal itu terjadi juga pada serangan serupa, di Berlin, Nice, Brussels dan Paris, telah dilakukan oleh militan selama beberapa tahun terakhir.

Baca juga  Megahnya Pernikahan Keluarga Kerajaan Inggris, Habiskan Rp610 Miliar

“Setelah mendapatkan informasi terbaru dari petugas polisi dan keamanan, saya dapat memastikan bahwa insiden mengerikan di London dianggap sebagai tindakan terorisme potensial,” kata Perdana Menteri Theresa May.

Suaradewan.com pun kembali mengutip keterangan soal kejadian yang sama pada serangan Maret lalu di Westminster Bridge, sebelah barat Jembatan London. Dalam keterangan, saat itu seorang pria membunuh lima orang setelah mengemudikan mobil ke kerumunan pejalan kaki sebelum menusuk seorang petugas polisi di halaman parlemen. (aw/si)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS