Jadi Korban Pencemaran Nama Baik, Akbar Faisal: Saya Maafkan Tapi Proses Hukum Tetap Jalan

SHARE:

Jadi Korban Pencemaran Nama Baik, Akbar Faisal: Saya Maafkan Tapi Proses Hukum Tetap Jalan
Foto: Tersangka Fajar Agustanto (baju biru) dipertemukan dengan Akbar Faisal.
Pembahasan RUU Pemilu Gagal Capai Target
Nasdem Sebut Partai Seperti Ini yang Merebut Hak Orang Miskin
Fadli Zon Kekanak-Kanakan Terima Perwakilan HTI di Gedung DPR

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Anggota Komisi III DPR RI Akbar Faisal (Fraksi Nasdem/ Sulsel II) yang menjadi korban pencemaran nama baik melalui media online memaafkan tersangka pembuat konten pemberitaan tersebut. Keduanya dikonfrontasi oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

“Saya sudah bertemu pelaku. Sebagai manusia biasa dihadapan penyidik, orang tua saya mengajarkan untuk memaafkan seseorang meski dituding enggak benar,” ujar Akbar di Ditsiber Bareskrim Polri, Cideng, Tanah Abang, Senin (30/10).

Kendati demikian, proses hukum untuk tersangka Fajar Agustanto pemilik laman suaranews.com tetap berjalan. Akbar menyerahkan hal ini pada Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Fadil Imran menyatakan polisi masih terus melakukan pendalaman terkait kasus ini.

Baca juga  Peringati Hari Ibu, Garnita Malahayati Provinsi Banten Kenakan Kebaya dan Gelar Diskusi

“Kita terus melakukan penyidikan serupa, karena ingin mengedukasi publik agar tidak menyebarluaskan berita tidak benar sumbernya,” ujar Fadil mendampingi Akbar.

Fajar ditangkap di Mojokerto, Rabu (25/10). Fajar terancam melanggar sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 27 ayat (3) undang-undang No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi Elektronik dan atau pasal 310 / 311 KUHP.

Fajar Agustanto ditangkap lantaran mengunggah berita melalui portalnya pada 4 September 2017 lalu yang menyebutkan Akbar Faisal memiliki uang simpanan di Singapura sebesar 25 juta dolar AS, hasil dari Korupsi APBN. Selain itu, Akbar Faisal juga dituduh memiliki simpanan di Dago Bandung yang berupa Villa mewah. Akbar juga dituduh menikmati uang haram hasil korupsi Kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el). Bukan hanya itu, Akbar juga disebut memiliki rumah mewah di Makassar berisikan penuh emas.

Baca juga  Fadli Zon Kekanak-Kanakan Terima Perwakilan HTI di Gedung DPR

Selain Fajar yang sudah ditangkap karena menyebarkan konten tersebut melalui portalnya, Akbar menyebutkan, terdapat tiga media lain yang juga meneyebarkan konten tersebut, serta satu akun twitter intelektualjadul yang menggunakan akun @platoid.

“Ada tiga portal, yakni suaranews, rakyatbersuara dan publicnews, serta akun twitter Plato id, adalah pemain lama dan konon kabarnya dan kemungkinan polisi sudah mengidentifikasi,” ujar Akbar Senin (30/10).

Dari tiga laman, baru pemilik suaranews.com yang di terbongkar. Pemilik situs tersebut, Fajar Agustanto yang ditangkap di Mojokerto, Jawa Timur. Mengenai pelacakan situs lainnya, Akbar pun menyerahkan kepada pihak kepolisian. (REP)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS