WP-MagOne-728x90

Indonesia Desak DK PBB Hentikan Aksi Kekerasan Zionis Israel

SHARE:

Indonesia Desak DK PBB Hentikan Aksi Kekerasan Zionis Israel
Ilustrasi
Setelah Ditutup oleh Otoritas Israel, Kawasan Masjid Al-Aqsa Kembali Kondusif
TB Hasanuddin Kecam Pengurus MUI Temui Presiden Israel

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Berita duka kembali datang dari Palestina. Beberapa waktu lalu pihak keamanan Zionis Israel melakukan tindak kekerasan yang menyebabkan kematian pada tiga orang warga Palestina di Jerusalem Timur yang berupaya menjalankan ibadah di Masjid Al Aqsa.

Merespon kebrutalan itu, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia mengeluarkan pernyataan yang mengutuk dan menolak segala bentuk pelanggaran HAM Zionis Israel, termasuk pembunuhan terhadap jemaah yang berupaya menjalankan haknya untuk melakukan ibadah di Masjid Al Aqsa.

“Indonesia mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera bersidang dan mengambil langkah untuk memberhentikan tindak kekerasan keamanan Israel di Kompleks Masjid Al Aqsa. Indonesia juga telah mendesak agar OKI dapat segera lakukan pertemuan darurat untuk membahas situasi di kompleks Al Aqsa,” tulis Kemlu dalam pernyataannya itu.

Selain itu, Kemenlu RI juga mengingatkan pihak Zionis Israel bahwa Masjid Al Aqsa harus bisa diakses oleh semua umat Muslim. Pernyataan ini dikeluarkan Kemenlu setelah sebelumnya terjadi pembunuhan terhadap tiga warga Palestina saat terjadi bentrok dengan aparat keamanan Zionis di Jerusalem Timur dan Tepi Barat.

Ketiga korban itu meregang nyawa ketika ribuan polisi Zionis dikerahkan ke kompleks Haram al-Sharif, tempat Masjid Al Aqsa berada. Mereka melarang semua laki-laki yang berusia di bawah 50 tahun untuk mengikuti salat Jumat di kompleks yang juga dikenal sebagai Temple Mount bagi pemeluk Yahudi.

Terkait kejadian ini, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menegaskan telah membekukan segala hubungan dengan Israel sampai langkah pengamanan Zionis tersebut dicabut dan detektor logam ditarik dari kawasan Haram al-Sharif.

Akibat Insiden itu, menurut Bulan Sabit Merah Palestina, sedikitnya 400 warga Palestina sudah menjadi korban luka-luka, dan 92 orang di antaranya harus dibawa ke rumah sakit. (za/tr/bb)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow