Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab akan Pulang, Jika Syarat ini Dipenuhi

SHARE:

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab akan Pulang, Jika Syarat ini Dipenuhi
Pengacara Pimpinan FPI Ini Desak Kepolisian Berhentikan Kasus Kliennya
Alumni 212 Bantu Rizieq, Komnas HAM Siap Beri Rekomendasi
Alasan Haji, Rizieq Shihab Tunda Lagi Pulang ke Indonesia

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Info kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dikabarkan akan tiba di tanah air pada 21 Februari mendatang.

Diketahui, sejak kasus asusila yang dialamatkan kepadanya, Imam Besar FPI tersebut memilih untuk mengasingkan diri di Mekkah, Arab Saudi.

Menurut Ketua Panitia Penyambutan Habib Rizieq, Eggi Sudjana, menuturkan kepulangan Imam Besar FPI tersebut sebelumnya diputuskan pada Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Persaudaraan Alumni 212.  Lantaran “rindu,” umat Islam menginginkan Rizieq pulang ke Indonesia.

Baca juga  Ini Yang Dibicarakan Rombongan Petinggi PKS Ketika Bertemu Habib Rizieq di Saudi

“Jadi bukan habib yang ingin pulang, tapi kami, umat (Jamaah FPI) yang minta dia (Rizieq) pulang,” ujar Eggi yang juga ketua penasehat hukumnya, Jakarta Pusat, Sabtu (10/2/2018).

Namun, Eggi sendiri juga belum bisa memastikan apakah Rizieq akan datang di Indonesia pada 21 Februari. Meskipun begitu, Eggi berharap agar kepolisian bisa mengamankan kepulangannya dan menghentikan kasusnya jika Pemimpin FPI itu kembali ke Indonesia.

Baca juga  Alumni 212 Demo Komnas HAM Dukung Rizieq Shihab dan Al-Khathath

Hal itu, menurut Eggi, demi menghindari kemarahan umat. “Pendukung yang setia (jamaah FPI) pasti bakal membela habis-habisan Habib. Bahkan siap mati syahid,” ujarnya.

Dia sendiri menjelaskan, bahwa ada pesan dari Rizieq agar tidak perlu ada pertumpahan darah. Itu pula alasan Rizieq selama ini urung pulang ke Indonesia. “Habib mengatakan tak ingin ada terjadi pertumpahan darah yang menimbulkan luka lebih besar,” tegasnya. (aw/si)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS