HTI Bantah Dapat Kucuran Dana dari Luar Negeri

SHARE:

HTI Bantah Dapat Kucuran Dana dari Luar Negeri
Juru Bicara HTI, Ismail Yusanto. (VOA)
Pemerintah Siap Melayani Gugatan HTI
HTI Siap Gugat Perppu Ormas
Pembubaran HTI Berdasarkan Masukan Ulama dan Masyarakat

JAKARTA, SUARADEWAN.com –  Juru bicara ormas pengusung Khilafah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto, membantah organisasinya itu mendapat suntikan dana dari Luar Negeri untuk menjalankan operasionalnya.

Menurut Ismail, selama ini operasional HTI berasal dari iuran anggota dan dari peserta kegiatan, bukan dari pihak lain.

Bahkan gedung Dewan Pimpinan Pusat HTI yang berlokasi di Tebet, Jakarta Timur, berhasil menjadi hak milik HTI dengan membeli menggunakan uang iuran anggota tersebut.

“Jujur dana kegiatan HTI selama ini, itu semuannya dari hasil iuran anggota, dari peserta kegiatan,” kata Ismail saat konperensi pers di Gedung DPP HTI, Selasa (9/5).

Baca juga  GNPF-MUI Protes Perppu Ormas, FPI Siap Mendukung

Ismail juga mengaku, selama ini HTI tidak pernah mengambil dana dari pemerintah Indonesia meskipun organisasinya juga memiliki hak dari alokasi anggaran Pemerintah untuk ormas.

“Kita tidak pernah menerima sumbangan dari luar negeri bahkan HTI sendiri tidak pernah menerima dana dari pemerintah Indonesia. Walaupun sebenarnya sudah ada alokasi di pemerintah. Kita tidak pernah mengambilnya,” tukasnya.

Baca juga  Mahfud MD: Pemerintah Tak Perlu Ragu Bubarkan HTI

Sebagaimana diketahui, saat ini organisasi pengusung Khilafah ini sedang ketar-ketir karena pemerintah sudah menegaskan akan membubarkan organisasi yang anti Pancasila dan NKRI.

Pernyataan tegas itu disampaikan Pemerintah melalui Menkopolhukam Wiranto, dalam konperensi pers khusus tentang HTI di Kantor Kemenkopolhukam pada Senin (8/5) kemarin.

Dalam konperensi pers itu Wiranto didampingi oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo, dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. (za/po)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS