Seruan Aksi HMI Cabut Mandat Presiden Jokowi Pada 20 Mei Adalah Hoax

SHARE:

Seruan Aksi HMI Cabut Mandat Presiden Jokowi Pada 20 Mei Adalah Hoax
Soal Cuti Kampanye, Jokowi Cuma Mikir Kerja, Kerja dan Kerja
Indonesia Darurat Narkoba, Presiden Perlu Keluarkan Perppu Percepatan Eksekusi Mati
Silaturahmi Dengan Bupati, HMI Tegaskan Kesiapan Memajukan Kabupaten Kolaka

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Organisasi kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) berencana menggelar aksi ‘cabut mandat Presiden Jokowi’ karena dinilai tidak mampu merealisasikan janji Nawa Cita sewaktu kampanye Pilpres.

HMI mengajak organisasi mahasiswa lain untuk bergabung dalam aksi tersebut pada 20 Mei mendatang di depan gedung DPR/MPR RI di Senayan, Jakarta.

Sejumlah organisasi yang diajak antara lain Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Gerakan Mahasiswa Pembebasan (GEMA PEMBEBASAN).

Serta mengajak juga Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Lembaga Dakwah Kampus (LDK), Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIMAHBUDHI), Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI), Pelajar Islam Indonesia (PII), dan juga Seluruh Mahasiswa lainnya.

Baca juga  Wisata Politik Raja Salman dan Masa Depan Indonesia-Arab Saudi

Mereka menilai pemerintahan saat ini sudah mengingkari janjinya dan malah membuat kebijakan yang sangat mencekik ketimbang menyejahterakan rakyat. Misalnya mengenai kenaikan harga sejumlah kebutuhan masyarakat sehari-hari seperti BBM, bahan pokok, gas, tarif dasar listrik, dan tarif transportasi kereta api.

Ditambah lagi dengan tatanan hukum yang dinilai amburadul, nilai rupiah semakin jatuh, hutang negara bertambah, intitusi Polri dan KPK semakin gagal, konflik politik tak terkendali, biaya hidup semakin mahal karena mengikuti kenaikan harga BBM, tunjangan pejabat dinaikkan, serta rajin blusukan ke luar negeri disaat rakyat Indonesia semakin kesusahan.

Baca juga  Sejumlah Menteri Kabinet Kerja Ini Rawan Kena Pecat

Terkait hal itu mereka kemudian menyerukan pada segenap elemen masyarakat khususnya mahasiswa untuk ikut dalam aksi 20 Mei guna menurunkan Presiden Jokowi.

Namun seruan poster yang mengatasnamakan HMI itu dibantah keras oleh Ketua Umum Pengurus Besar HMI, Mulyadi P. Tamsir. Ditegaskan Mulyadi, seruan demo yang mengatasnaman organisasi yang dipimpinnya itu dipastikan hoax alias palsu.

“Itu hoax. Kami tidak pernah membuat poster seruan aksi 20 Mei itu,” kata Mulyadi saat dikonfirmasi wartawan, Senin (15/5).

Ia menjelaskan saat ini pihaknya masih belum memiliki agenda untuk menggelar aksi unjuk rasa terkait isu apapun ke gedung wakil rakyat di Senayan tersebut. (za/su)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS