GP Ansor : Ormas Anti NKRI Harus Dihabisi

SHARE:

GP Ansor : Ormas Anti NKRI Harus Dihabisi
Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas.
PBNU: Anggota HTI Harus Tetap Dirangkul
LBH GP Ansor: Hentikan Main Hakim Sendiri
GP Ansor Tegaskan Siap Kawal Perppu Pembubaran Ormas

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil Qoumas menyatakan dukungannya pada Pemerintah untuk menindak tegas ormas yang anti terhadap Pancasila dan NKRI. Karena itu, menurut Yaqut, keputusan Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 sudah tepat dan wajar untuk dilakukan.

Hal tersebut disampaikan Yaqut usai menemui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto di kantor Menkopolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (18/7).

Baca juga  HTI Dibubarkan, MUI: Ya, Kami Dukung Langkah Pemerintah

Dijelaskan Yaqut, GP Ansor mendukung sepenuhnya upaya Pemerintah untuk membubarkan organisasi yang anti terhadap Pancasila demi menjaga keutuhan bangsa. “Setuju, yang anti NKRI harus dihabisi,” kata Yaqut.

Yaqut tidak sepakat dengan pernyataan sebagian pihak yang menganggap bahwa Perppu tentang ormas itu tidak demokratis dan terkesan otoriter. Meskipun dalam Perppu tersebut tidak ada mekanisme persidangan sebelum pembubaran ormas, namun ormas bersangkutan tetap bisa mengajukan ke gugatan ke pengadilan setelah Pemerintah mengeluarkan keputusan.

Baca juga  LBH GP Ansor: Hentikan Main Hakim Sendiri

“Ya nggak apa-apa, yang penting kan boleh ke pengadilan,” imbuh Yaqut.

Dengan berlakunya Perppu ini, maka kementerian terkait yang menerbitkan legalitas ormas yakni Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), kedepannya berhak untuk menilai dan menentukan ormas yang masuk dalam kategori bermasalah atau tidak, serta berhak untuk mencabut legalitas ormas yang terbukti bermasalah. (za/tr)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS