Fahira: Bom Kampung Melayu untuk Mengadu Domba Bangsa

SHARE:

Fahira: Bom Kampung Melayu untuk Mengadu Domba Bangsa
Anggota Komite III DPD RI, Fahira Idris.
Alasan Negara Tidak Punya Uang, Fahri Minta KPK dan Komnas HAM Dibubarkan
Misbakhun: Jadikan Pemberantasan Korupsi Sebagai Agenda Nasional

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Fahira Idris, mengatakan, aksi teror bom bunuh diri di halte Transjakarta Kampung Melayu di Jakarta Timur, Rabu (24/5) malam lalu adalah bentuk upaya pihak tertentu yang ingin mengadu domba bangsa Indonesia.

Pasalnya, ketika bangsa Indonesia termakan oleh adu domba dan saling berpecah-belah, maka bangsa ini akan mudah dikuasai oleh pihak-pihak tidak beradab itu.

Fahira menduga, kelompok teror Kampung Melayu itu belajar dari pengalaman peledakan bom di Thamrin Jakarta beberapa waktu lalu, yang ternyata saat itu tidak berhasil.

“Mungkin mereka belajar dari peristiwa bom Thamrin di mana niat mereka ingin menebar kepanikan dan ketakutan, ternyata tidak berhasil.  Makanya, mereka menunggu memilih situasi dan waktu yang tepat agar efek aksi teror mereka tidak hanya membuat takut tetapi juga menjadi perseteruan baru sebagai amunisi untuk mengadu domba bangsa ini. Kalau kita sudah pecah, bangsa ini akan mudah dikuasai,” kata Fahira di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/5).

Karena itu, Fahira berharap masyarakat bisa lebih waspada dan berhati-hati dengan provokasi yang muncul utamanya di media sosial, misalnya provokasi mengenai mengait-ngaitkan teror bom ini dengan umat Islam dan Pilkada DKI.

“Orang-orang seperti ini, rasionalitasnya sedang terganggu dan tanpa sadar menjadikan dirinya sebagai alat pemecah belah bangsa. Sekali lagi, abaikan saja, karena tidak ada manfaatnya untuk direspon,” tegas Fahira. (za/tr)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow