DPR Sebut OTT Anggota BPK Sebagai Kabar Gembira

SHARE:

DPR Sebut OTT Anggota BPK Sebagai Kabar Gembira
OTT Bupati Buton Selatan, KPK Amankan 10 Orang dan Sita Uang Rp400 Juta
Kena OTT KPK, Bupati Purbalingga Langsung Dipecat PDI Perjuangan
Terjaring OTT KPK, Ini Rincian Harta Kekayaan Sang Walikota Cilegon

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno mengatakan, bahwa penangkapan pegawai BPK oleh KPK terkait dugaan suap pemberian status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi adalah kabar gembira.

Pasalnya, dengan pengungkapan ini maka dugaan-dugaan selama ini mengenai kecurangan pemberian WTP mulai terlihat jelas.

“Apa yang dilakukan (KPK) hari ini merupakan kabar gembira agar apa yang disinyalir sebagai produk-produk transaksional jual beli opini itu benar-benar bisa menjadi transparan,” kata Hendrawan, Sabtu (27/5).

Baca juga  KPK Tetapkan Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Tersangka Suap, Ini Harta Kekayaannya

Menurutnya, selama ini Komisi XI sering menanyakan pada BPK mengenai parameter untuk menentukan status Wajar Tanpa Pengecualian, Wajar Dengan Pengecualian dan Disclaimer. Padahal, selama ini, institusi yang mendapatkan status WTP itu bisa jadi memiliki indikasi sangat koruptif.

“Karena apa, ternyata daerah-daerah atau kementerian dan lembaga dapat wajar tanpa pengecualian itu memiliki indikasi sangat koruptif. Nah, itu sebabnya BPK sering mendapat serangan dari anggota Komisi XI,” tukasnya.

Baca juga  Pejabatnya Terjaring OTT, Kantor Inspektorat dan Kejari Pamekasan Disegel KPK

Hendrawan berharap, kejadian ini bisa menjadi peringatan besar untuk BPK supaya lebih waspada lagi terhadap upaya tidak bertanggungjawab pihak tertentu di internalnya yang memperjualbelikan status WTP.

“Kita harus membangun tata kelola yang baik, tata kelola yang baik cirinya terbuka transparan dan akuntabel dan adil dan itu harus menjadi komitmen kita bersama,” pungkasnya. (za/tr)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS