WP-MagOne-728x90

DPR Kritik Data Pangan Indonesia yang Selalu Bermasalah

SHARE:

DPR Kritik Data Pangan Indonesia yang Selalu Bermasalah
Ilustrasi.
Pansus Angket Datangi Kejagung, Kewenangan Penuntutan Terancam?
Anggota Komisi III DPR Sebut Penusukan 2 Anggota Brimob Tindakan Biadab

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Data pangan di Indonesia dari tahun ke tahun dinilai masih mengalami masalah. Data tersebut diragukan kebenarannya sebab dianggap sering berbeda antara yang tertulis dalam dokumen dengan kenyataan di lapangan.

Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi IV DPR RI, Ichsan Firdaus di warung daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (29/7) kemarin.

“Dari tahun ke tahun data pangan selalu bermasalah. Mereka selalu bilang produksi kita selalu berlebih. Produktivitas selalu bilang kita berlebih beras dan jagung. Tapi di lapangan mana hasilnya? Nah hal ini yang kita perbaiki,” kata Ichsan.

Menurutnya, wajar saja jika pengambilan kebijakan pangan selama ini masih belum efektif, sebab datanya memang tidak valid. Karena itu, menurut Ichsan, pembenahan data pangan ini perlu segera dilakukan oleh Pemerintah.

“Bayangkan data pangan bermasalah subsidi yang disalurkan pemerintah 15%-20% berapa kerugian negara terhadap subsidi?” tukasnya.

Ichsan menyarankan Pemerintah untuk membuat sistem data yang terpusat. Sebab, dengan sistem ini, diharapkan hal-hal yang terkait kebijakan ekspor impor suatu komoditas pangan kedepannya bisa diambil dengan lebih cemat dan bisa menghindari kerugian.

“Mendorong data pangan kita benar karena potensi kerugian negara akibat ketidakakuratan data sangat besar,” tandasnya. (za/mi)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow