DPR Desak Pemerintah Gelar Operasi Pasar

SHARE:

DPR Desak Pemerintah Gelar Operasi Pasar
Anggota Komisi IV DPR RI, Hamdhani
KIPP Indonesia Menanggapi RDP Komisi II Soal Caleg Mantan Terpidana Korupsi
Minta Kenaikan, Ini Perincian Detail Gaji dan Tunjangan DPR
Isu Krusial di RUU Pemilu Ternyata Tak Hanya Lima

JAKARTA, SUARADEWAN.com –  Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendesak pemerintah untuk menggelar operasi pasar guna mengatasi lonjakan harga kebutuhan pokok yang meluncur naik menjelang Ramadhan hingga Idul Fitri.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi IV DPR RI, Hamdhani, pada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Menurut Hamdani, kenaikan harga bahan pokok ini seolah menjadi tradisi setiap tahunnya, dengan asumsi bahwa semakin banyak permintaan terhadap suatu barang, maka akan semakin tinggi harga barang yang diminta tersebut.

Baca juga  Ada Apa di Balik Usulan “AHOK GATE”?

Hamdani menjelaskan, berdasarkan pengamatannya, komoditas yang naik harganya pada tahun ini antara lain bawang putih, daging, ayam potong, serta beberapa hasil produksi tanaman holtikultura.

Mengingat komoditas tersebut sangat diperlukan oleh masyarakat, maka Hamdani mendesak pemerintah supaya menggelar operasi pasar sebagaimana yang pernah dilakukan Bulog pada masa sebelumnya.

“Setiap menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, kenaikan harga itu seperti sudah menjadi kebiasaan. Oleh karena itulah kita mendesak kepada pemerintah supaya melakukan operasi pasar seperti yang pernah dilakukan Bulog pada masa sebelumnya, sebagai salah satu langkah antisipasi dalam menghadapi lonjakan harga pangan saat Ramadhan dan Idul Fitri,” ungkapnya.

Baca juga  Pesan Anggota DPR RI Saat Hadiri Acara Sosialisasi Empat Pilar di Pasuruan

Selain itu, Hamdani juga menyinggung mengenai para spekulan dan tengkulak yang bermain pada komoditas pangan. Menurutnya, DPR kedepan akan melakukan pengawasan lebih ketat terhadap kebutuhan pokok itu supaya harganya tetap stabil.

“Kami akan melakukan pengawasan terhadap pergerakan harga kebutuhan pangan pokok tersebut dengan melihat langsung ke lapangan,” tukasnya. (za/tr)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS