Dipalak Uang 2 Ribu, 8 Pemuda Keroyok Juru Parkir di Bintaro Hingga Tewas

SHARE:

Dipalak Uang 2 Ribu, 8 Pemuda Keroyok Juru Parkir di Bintaro Hingga Tewas
Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto (dua dari kanan) saat menunjukkan sejumlah barang bukti (11/1/2018)
Dua Pemuda Residivis Spesialis Rumah Kosong Ditembak Vipers Tangsel
Akhir Tahun, Polres Tangsel Amankan Mercon dan Bahan Peledak Senilai Rp 150 Juta
Polres Tangsel Resmikan Tim Vipers Untuk Berantas Tindak Kejahatan

TANGSEL, SUARADEWAN.com – Anggota kepolisian Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil meringkus lima pelaku pengeroyokan hingga menyebabkan juru parkir bernama Taufik (21) meninggal dunia. Kelima pelaku yang berhasil terungkap, Irwansyah alias Iboy, Alfian alias Belo, RP (Dibawah umur), I (Dibawah umur), Rulli Imawan. Sementara tiga pelaku lainnya, Amar Ronggo Warsito, Rino, dan Ujang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kejadian tersebut bermula saat korban dan seorang rekannya bernama Andri, ‘memalak’ (meminta uang) sebesar Rp 2 ribu kepada rombongan pelaku yang tengah bersantai merayakan pergantian tahun di Jalan Boulevard Sektor 9 Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, 1 Januari 2018 dinihari yang lalu.

Kapolres Tangsel, AKBP Fadli Widiyanto mengatakan, mulanya Taufik dan Andri melintas mengendarai seunit sepeda motor. Begitu sampai di sebelah pom bensin di kawasan tersebut, keduanya berhenti lalu meminta sejumlah uang kepada para pelaku.

“Oleh korban dan temannya, mereka (para tersangka) dimintain uang atau dipalak. Karena mereka tidak punya uang, mereka kasih minuman keras berupa intisari, tapi korban tidak mau,” kata AKBP Fadli Widiyanto di Mapolres Tangsel, pada Kamis (11/1/2018).

Tersangka Alfian (pelaku penusukan), saat dimintai keterangan oleh sejumlah awak media

Dikatakan AKBP Fadli, Taufik dan Andri bergegas pergi. Namun disaat yang bersamaan, keduanya mendengar suara makian dengan kata-kata kasar rombongan para tersangka. Keduanya pun kembali menghampiri para tersangka hingga terjadilah pengeroyokan.

Baca juga  Polres Tangsel Berhasil Amankan Narkoba Senilai Rp 2 Milyar

“Selanjutnya, oleh mereka dikeroyok korban. Kemudian ada salah satu dari tersangka ini, yang sudah kita tangkap juga yang membawa pisau, yang digunakan untuk menusuk korban beberapa kali hingga meninggal dunia,” katanya.

Mengetahui salah satu korban terkapar bersimbah darah, para pelaku lantas pergi meninggalkan lokasi. Sementara petugas security dan warga sekitar yang mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan langsung melarikan korban ke rumah sakit IMC Bintaro. Namun na’asnya, beberapa jam kemudian Taufik dinyatakan meninggal dunia.

Ditempat yang salah, Alfian tersangka yang menusuk korban menceritakan kronologis kejadian. Awalnya, pada hari Minggu 31 Desember 2017 sekira pukul 23.00 WIB, mereka yang berjumlah 10 orang berangkat dari PPC (Pondok Pinang Center) menggunakan empat 4 unit sepeda motor sambil berboncengan.

Baca juga  Empat Hari Menghilang, Siswi MTs Muhammadiyah Ciputat Mengaku Disetubuhi Pacarnya

Rombongan kemudian mengarah ke Sektor 9 Bintaro untuk menonton konser musik oleh band Nidji yang berlangsung di Mall Bintaro ExChange. Sebelum sampai tujuan, para pelaku berhenti sejenak membeli minuman jenis arak dan Intisari di pinggir jalan, lalu berkumpul di depan pom bensin ”Total’ Bintaro sambil menanti teman yang tertinggal.

“Saya khilaf, saya nggak kenal (korban). Saya jengkel aja dimintain uang dua ribu, malah dia (korban) bilang mau periksa dompet dan tas kita, kalau ada uang mau diambil semuanya. Kalau pisau saya bawa untuk jaga-jaga aja takut ada yang ngapa-ngapain,” ujar Alfian penuh penyesalan.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami sejumlah luka sabetan senjata tajam berupa luka sayat pada leher sebelah kiri, luka tusuk pada punggung sebelah kiri, luka tusuk pada pinggang sebelah kiri dan sebelah kanan. Sementara rekannya, Andri, hanya mengalami memar akibat turut dipukuli.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal Pengeroyokan dan Penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain, sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 170 ayat (2) ke-3 dan atau Pasal 351 KUHP dengan ancaman 20 Tahun Penjara. (FN)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS