WP-MagOne-728x90

Citra Parpol Masih Jelek, Rencana Kenaikan Bantuan Untuk Parpol Ditolak

SHARE:

Citra Parpol Masih Jelek, Rencana Kenaikan Bantuan Untuk Parpol Ditolak
Roy Salam dari Indonesia Budget Center (IBC). (Foto: Istimewa)
Partai Pengusung Ahok Konsolidasi Sebelum Pencoblosan 19 April
Formappi: Tupoksi DPD Tersandera oleh Konflik Kepentingan Parpol

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Bantuan keuangan untuk parpol berpotensi naik pada tahun ini karena pemerintah hampir menyelesaikan revisi Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2009 tentang Bantuan Keuangan kepada Parpol. Namun, rencana menaikkan bantuan keuangan untuk parpol itu dipertanyakan dan ditolak sekelompok masyarakat karena menilai citra parpol masih jelek.

Peneliti anggaran dari Indonesia Budget Center (IBC), Roy Salam, beberapa waktu lalu mengingatkan, peningkatan dana bantuan parpol akan berdampak pada anggaran negara. Pada saat yang sama, citra parpol juga tidak membaik meski keran demokrasi dibuka dengan sangat lebar.

Namun, menurut Roy, meski sudah bertahun-tahun mendapatkan dana bantuan parpol, dalam proses pelaporan penggunaan dan pertanggunjawabannya, tidak semua parpol melakukannya.

“Penolakan masyarakat menambahkan bantuan parpol karena citranya jelek. Bahwa partai politik harus mendapat dana negara, masyarakat iya harus tahu. Agar negara punya kewenangan mengawasi partai politik,” kata Roy,

Dalam draf revisi Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2009, nilai satu suara yang menjadi dasar perhitungan bantuan dinaikkan dari Rp 108 menjadi Rp 1.000. Adapun besarnya bantuan keuangan yang akan diterima parpol dari negara adalah nilai satu suara dikalikan jumlah suara di pemilu terakhir.

Dengan perhitungan itu, sebagai contoh, PDI-P, sebagai partai pemenang Pemilu Legislatif 2014 dengan perolehan 23,68 juta suara, bisa memperoleh bantuan keuangan dari negara sebesar Rp 23,68 miliar setiap tahun. Jumlah ini jauh lebih besar daripada yang diterima saat ini, yaitu Rp 2,55 miliar per tahun.

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow