Bukan Prabowo Lawan Terberat Jokowi di Pilpres, Tapi Ini

SHARE:

Bukan Prabowo Lawan Terberat Jokowi di Pilpres, Tapi Ini
OSO Konsisten Dukung Jokowi di Pilpres 2019
Pilpres 2019 Masih Jauh, Dukungan untuk Jokowi Terus Bergulir
Tiga Skenario Pilpres 2019: Head to Head, Poros Ketiga, dan Calon Tunggal

JAKARTA, SUARADEWAN.com  Seperti diketahui, dalam sepekan terakhir kemungkinan akan terjadi pertarungan ulang Pilpres 2014 akan terjadi di Pilpres 2019. Hal tersebut, setelah Partai Gerindra secara resmi menyerahkan mandat dukungan kepada Prabowo Subianto untuk maju sebagai Capres. ‘Duel’ antara Jokowi dan Prabowo kemungkinan besar akan terjadi lagi.

Tapi menurut Lembaga Survei KedaiKOPI Prabowo bukanlah lawan berat Jokowi, tapi Kotak Kosong. Kotak kosong akan menjadi persoalan serius dalam Pilpres 2019. Jika itu terjadi maka kotak kosong justru akan menjadi lawan terkuat pejawat Joko Widodo (Jokowi).

Dalam survei yang dilakukan KedaiKOPI dipetakan pendapat publik soal calon kotak kosong atau jika calon presiden hanya ada satu tanpa pesaing. Mayoritas masyarakat tidak setuju jika pada pemilu presiden nanti hanya ada calon tunggal (62,9 persen).

“Kotak kosong (52 persen) akan menjadi lawan terkuat Jokowi pada Pemilu 2019. Ini merupakan imbas ketidaksetujuan publik terhadap fenomena kotak kosong,” kata Founder Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio, dalam siaran persnya, Ahad (14/4).

Baca juga  Manuver Politik Hary Tanoe: Dukung Jokowi di Pilpres 2019?

Masyarakat menilai fenomena partai yang tidak mencalonkan presiden, tapi malah ramai-ramai mengusulkan nama wakil presiden, terjadi karena tidak berani berkompetisi dengan Jokowi (22,0 persen), gagal melakukan kaderisasi (18,7 persen) dan karena kurang berpengalaman (16,7 persen).

Survei ini dilakukan terhadap 1.135 responden di 34 propinsi dengan Margin of Error (MoE) +/- 2,97 % pada interval kepercayaan 95,0%. Responden adalah masyarakat Umum (calon pemilih berusia >17 tahun atau sudah menikah) dan dipilih dengan menggunakan metode Multistage Random Sampling dan diwawancarai dengan tatap muka (home visit).

Hasil survei KedaiKOPI menyebutkan elektabilitas Jokowi masih yang tertinggi. Sementara Gatot Nurmantyo sebagai bakal cawapres favorit, dan TGB Zainul Majdi sebagai bakal calon paling religius.

Baca juga  Demokrat Tidak Sepakat Poros Islam di Pilpres 2019

Dijelaskannya, Joko Widodo saat disandingkan dengan sejumlah nama masih dominan (48,3 persen) diikuti Prabowo Subianto (21,5 persen), Gatot Nurmantyo (2,1 persen) lalu TGB Zainul Majdi, Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono yang sama-sama mendapatkan 1,1 persen suara.

“Jadi jika Jokowi, rematch hari ini menghadapi Prabowo, maka ia tetap lebih unggul,” kata Hendri Satrio.

Pada pertanyaan terbuka Jokowi juga berada pada posisi teratas top of mind masyarakat sebagai calon presiden (35,1 persen), sedang Prabowo berada posisi berikutnya dengan 12 persen. Lalu diikuti sejumlah nama lainnya, Gatot Nurmantyo (1,1 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (0,7 persen), TGB Zainul Majdi (0,5 persen) dan SBY (0,5 persen).

“Nama-nama lainnya tak sampai 0,5 persen ada Hari Tanoe, Anies Baswedan dan Edy Rahmayadi dll,” tambah Hendri. (rep)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS