Bubarkan HTI, Pemuda Muhammadiyah: Pemerintah Hina Demokrasi

SHARE:

Bubarkan HTI, Pemuda Muhammadiyah: Pemerintah Hina Demokrasi
Menteri Koordinator Bidang Polhukam Wiranto saat membacakan pernyataan terkait pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Senin (8/5/2017).
Pemerintah Akan Tagih Laporan Kampus terkait Pegawai yang Terlibat HTI
Dr. Zuly Qodir: Membubarkan HTI Tak Sama dengan Menindas Umat Islam
Perppu Ormas Redupkan Semangat Reformasi

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menuding pemerintah Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan penghinaan terhadap demokrasi dengan membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)

Dalam perspektif hukum, menurut Dahnil, pemerintah pada akhirnya toh sama saja dengan HTI, membubarkan ormas tanpa dasar hukum yang jelas.

Baca juga  Alumni 212 Akan Aksi Tolak Perppu Pembubaran Ormas, PBNU: Perppu Itu Upaya Legal

“Apa bedanya HTI dengan ormas lain yang tidak menghormati hukum? Apa bedanya pemerintah dengan HTI bila abai dengan proses pengadilan?” ujar Dahnil di akunt Twitternya @Dahnilanzar, Senin (8/5/2017).

Alasan proses hukum itulah yang kemudian membawa Dahnil menilai pemerintah menghina demokrasi. Karenanya, ia menghimbau kepada pemerintah untuk bisa mempertanggungjawabkan sikapnya soal pembubaran HTI, berdasar bukti-bukti kuat dari hasil persidangan.

Baca juga  Polda Sul-Sel: Kalau Tetap Digelar, 2.500 Personel Siap Bubarkan Acara HTI

“Demokrasi yang dikutuk oleh HTI itu pun ikut kita kutuk dengan laku antidemokrasi, abai penegakan hukum melalui pengadilan. Kita jadi sama dengan HTI,” tandasnya. (ms)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS