BPJS Ketenagakerjaan Inginkan Perangkat Desa Dapat Terlindungi

SHARE:

BPJS Ketenagakerjaan Inginkan Perangkat Desa Dapat Terlindungi
Jangan Cairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan Sebelum Pensiun, Ini Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan Tangsel Mulai Terapkan Sistem Jemput Bola

JAMBI, SUARADEWAN.com – Rapat Koordinasi teknis forum desa, dinas pemberdayaan masyarakat dan desa dengan BPJS Ketenagakerjaan serta penandatanganan MOU RSTC BPJS Ketenagakerjaan dengan Dinas Kesehatan Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi Rabu(10/05) Hotel Swisbell.

Rakor teknis ini langsung dibuka secara resmi oleh Sekretaris Pemberdayaan Perlindungan anak dan Perempuan Provinsi Jambi, Abdul Hanan.

Turut mendampingi Kepala Cabang BPJS Provinsi Jambi, Mayriwan Eka Putra, Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Muara Jambi, Weno,  Kabid Pemasaran Arif Budiman.

Dikatakan Mayriwan Eka Putra, sosialisasi ini merupakan kegiatan pertama kali yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan bagi Provinsi Jambi untuk Kabupaten Muaro Jambi khususnya perangkat desa.

“Kegiatan ini bagi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi mencoba mensosialisasikan bagi masyaarakat desa dan perangkat desa, sosialisasi ini merupakan pertama kali dilakukan,”jelasnya.

Dikarenakan masyarakat desa maupun perangkat desa itu baik itu camatnya, lurahnya maupun kepala desa itu dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Ini merupakan kontrol sosial yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan, bahwa keseharian bagi perangkat desa akan timbul dalam sektor informal dan formal, merangkul dan memberikan akan perlindungan,”terangnya.

Harapan dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, desa maupun kabupaten yang ada di Jambi terdaftar serta dilindungi program bpjs.

“Sebab perangkat desa, masyarakat desa dalam pekerjaanya mempunyai resikoi yang cukup tinggi, dengan adanya perlindungan diberikan akan mempunyai arti diberikan BPJS Ketenagakerjaan.”tegasnya.

Di Kabupaten Muaro Jambi ini ada 150 desa, dan data yang masuk ke BPJS Ketenagakerjaan sekitar 86 desa, maunya BPJS 150 desa sudah terdata. Ternyata informasi yang didapatkan masalah mengenai iuran awal yang harus dibayarkan oleh perangkat desa dan perlindungan ini sudah dianggarkan dan ternyata baru terealisasikan tahun atau bulan ini.

“Dari program BPJS ini memberikan asuransi kematian, pemakaman maupun untuk hari tuanya bila perangkat desa ini sudah pensiun dari pekerjaannya,”urainya.

Bila para perangkat desa mengalami kecelakaan kerja, mereka sepeserpun tidak dipungut biaya untuk perobatan karena mereka sudah ditanggung oleh BPJS tadi.

Termasuk juga BPJS Ketenagakerjaan telah melakukan kerjasama dengan semua rumah sakit di Provinsi Jambi dalam hal penanganan trauma akibat kecelakaan yang dialami perangkat desa. (IKT)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow