BOP Dikembalikan, Ini Bukan Pertama Kali Dilakukan Ahok

SHARE:

BOP Dikembalikan, Ini Bukan Pertama Kali Dilakukan Ahok
Ahok sedang di meja kerja
Mahfud MD: GP Ansor Tak Boleh Bubarkan Pengajian
Media Dalam Belantara Politik

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang telah resmi mendekam selama 2 tahun penjara atas kasus penodaan agama, mengembalikan Biaya Penunjang Operasional sebagai gubernur sebanyak Rp 1.287.096.775 (Rp 1,2 miliar).

Hal tersebut disampaikan oleh pihak Setda DKI Jakarta. Dalam keterangan yang didapat, BPO tersebut sudah ditransfer lewat rekening Bank DKI atas nama Biro Administrasi Setda Provinsi DKI Jakarta pada hari Selasa, 23 Mei 2017.

“Betul (dikembalikan), tanggal 23 Mei, Rp 1,2 miliar sekian,” ujar Josefina, Kamis (25/5).

Josefina melanjutkan, uang tersebut merupakan BPO untuk bulan Mei 2017 “Uang operasional bulan Mei, dikembalikan sisanya. Jadi Pak Ahok itu pakai cuma sampai tanggal 8 atau 9, pokoknya sampai hari terakhir dia bekerja,” terangnya.

Adapun, tindakan Ahok mengembalikan BPO ini bukan yang pertama kalinya. Ahok pernah mengembalikan uang operasional pada 2014. Setidaknya dana sebesar Rp 4,8 miliar era Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dikembalikan Ahok kepada pemda ketika Jokowi sedang cuti kampanye Pilpres 2014.

Padahal, sebenarnya dana operasional selama 4 bulan adalah hak Ahok untuk digunakan Ahok selama menjabat sebagai Plt Gubernur. (aw/ko)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow